URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan pengecekan di lokasi tambang Desa Tlompakan, Tuntang, menyusul laporan warga mengenai kondisi jalan yang rusak diduga akibat sering dilalui kendaraan bermuatan berat, Selasa (16/6/2026). Foto: IST
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan pengecekan di lokasi tambang Desa Tlompakan, Tuntang, menyusul laporan warga mengenai kondisi jalan yang rusak diduga akibat sering dilalui kendaraan bermuatan berat, Selasa (16/6/2026). Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Keluhan warga terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang kembali mendapat perhatian DPRD Kabupaten Semarang. Kali ini, warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, mengadukan dampak aktivitas tambang galian C yang menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, bersama sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi langsung ke lokasi pada Selasa (16/6/2026). Turut hadir dalam peninjauan tersebut perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), serta Camat Tuntang.

Dari hasil pengecekan lapangan, kerusakan jalan yang dikeluhkan warga dinilai cukup serius. Bahkan, menurut Wisnu, dampaknya berpotensi lebih parah dibanding kerusakan jalan yang sebelumnya terjadi di Desa Wringinputih.

“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Dampaknya bisa lebih parah dari yang terjadi di Wringinputih,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Wisnu menjelaskan, lokasi tambang berada di wilayah Desa Delik. Namun, kendaraan pengangkut material harus melintasi Desa Tlompakan sehingga warga setempat yang menanggung dampaknya. Selain menyebabkan kerusakan jalan lingkungan, aktivitas tersebut juga memicu debu dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jjalan Komisi C juga menemukan banyak truk pengangkut material yang melintas dengan muatan berlebih dan tidak menggunakan penutup terpal.

“Kami melihat sendiri truk-truk pengangkut material tanah melintas dalam kondisi overload dan tidak ditutup terpal,” tegasnya.

Aktivitas penambangan tersebut dilakukan oleh PT Mitra Anugerah Bumi Agung yang dikelola oleh Kepala Desa Delik. Material tanah hasil tambang digunakan untuk kebutuhan urug pembangunan Exit Tol Salatiga di wilayah Pabelan.

Meski perusahaan telah mengantongi izin operasional, DPRD menegaskan bahwa pemegang izin tetap wajib bertanggung jawab atas dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan. Menurut Wisnu, keberadaan izin tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak-hak masyarakat yang terdampak.

Dalam pertemuan di lokasi, perusahaan disebut telah menyatakan kesediaannya untuk segera memperbaiki jalan yang rusak. Namun DPRD akan terus mengawasi realisasinya.

Wisnu menegaskan, apabila hingga Juli mendatang tidak ada perbaikan yang dilakukan, DPRD siap memfasilitasi audiensi warga Desa Tlompakan dengan pihak terkait di Gedung DPRD Kabupaten Semarang.

“Jika sampai Juli belum ada perbaikan, kami akan menerima audiensi warga. Bahkan apabila perusahaan tidak menunjukkan itikad baik, DPRD akan merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Semarang untuk meninjau ulang perizinan yang telah diberikan,” pungkasnya. (win)

Liputan Reporter Erwin Maarif
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Doni Prasetyo menggelar ritual jamasan puluhan keris di rumahnya di Butuh, Kutowinangun Lor, Kota Salatiga, pada malam 1 Suro sebagai tradisi tahunan perawatan pusaka. Dengan membersihkan bilah keris menggunakan jeruk nipis dan air kembang yang disertai doa, tradisi ini dilakukan untuk merawat, menghormati, dan melestarikan warisan budaya Jawa yang diwariskan lintas generasi.
Malam 1 Suro, Doni Bersihkan Puluhan Benda Pusaka. Maknanya Dalam

BACA JUGA :

Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Doni Prasetyo menggelar ritual jamasan puluhan keris di rumahnya di Butuh, Kutowinangun Lor, Kota Salatiga, pada malam 1 Suro sebagai tradisi tahunan perawatan pusaka. Dengan membersihkan bilah keris menggunakan jeruk nipis dan air kembang yang disertai doa, tradisi ini dilakukan untuk merawat, menghormati, dan melestarikan warisan budaya Jawa yang diwariskan lintas generasi.
Malam 1 Suro, Doni Bersihkan Puluhan Benda Pusaka. Maknanya Dalam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud...
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota...
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut...
17 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–12
17 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan perairan Semarang–Demak terjadi pada Rabu (17/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB...
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 17 Juni 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di sejumlah daerah pegunungan dan dataran tinggi, sementara suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–85 persen.
17 Juni 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 17 Juni 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi...
Muat Lebih

POPULER

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab