URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Bupati Semarang secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah kepada warga Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, dalam tahap kedua program Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap - Partisipasi Masyarakat (PTSL-PM). Kepala Desa Butuh, Andi Susanto, juga memberikan detail tentang jumlah total penerima sertifikat dan progres program ini. Tindak lanjut dari Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menekankan pentingnya menjaga sertifikat tanah dengan baik, serta mewaspadai praktek penyalahgunaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

1.383 Bidang Tanah di Desa Butuh Telah bersertifikat, Bupati Semarang Imbau Warga Simpan Sertifikat dengan Baik

1.383 Bidang Tanah di Desa Butuh Telah bersertifikat, Bupati Semarang Imbau Warga Simpan Sertifikat dengan Baik

1.383 Bidang Tanah di Desa Butuh Telah bersertifikat, Bupati Semarang Imbau Warga Simpan Sertifikat dengan Baik

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah kepada warga Desa Butuh kecamatan Tengaran, senin (16.10.2023)

Foto Arief Rasika

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah kepada warga Desa Butuh kecamatan Tengaran, senin (16.10.2023)
Featured Image

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Bertempat di Gedung Serbaguna desa Butuh, kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Senin (16/10/2023). Telah diserahkan 830 sertifikat tanah milik warga di Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Sertifikat diserahkan dalam 2 tahap program Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap – Partisipasi Masyarakat (PTSL-PM).

Kepada rasikafm.com, Kepala Desa Butuh, Andi Susanto menjelaskan bahwa di tahap dua ini ada 830 sertifikat diserahkan kepada warga.

“Ini tahap kedua penyerahan sertifikat PTSL ini, dimana ada sebanyak 830 bidang tanah. Sebelumnya di tahap pertama tepatnya kami bagikan di bulan lalu, sudah ada 513 sertifikat yang telah kami berikan kepada warga di Desa Butuh, Kecamatan Tengaran ini,” kata andi.

Andi menambahkan total di Desa Butuh, Kecamatan Tengaran sendiri ada 1.383 pemohon sertifikat PTSL tersebut.

“Sebenarnya desa kami hanya mendapatkan kuota 490 bidang tanah yang bersertifikat melalui program PTSL-PM ini, namun karena antusias warga yang banyak, akhirnya di tahun 2023 ini disetujui ada 1.383 bidang tanah yang disertifimat melalui program PTSL ini,” tambahnya.

Andi berharap sebelum bulan Desember sudah diserahkan melalui tahap ketiga nanti. Karena memang prosesnya belum selesai, tapi akan segera diserahkan. Sehingga 1.383 bidang tahah milik warga yang bersertifikat melalui program tersebut bisa segera rampung sebelum akhir tahun 2023 ini.

Lebih rinci Andi menjelaskan, bahwa dari 1.383 bidang tahan bersertifikat melalui program PTSL itu, diantaranya adalah 1.351 adalah tanah milik warga Desa Butuh, 25 merupakan tanah kas desa.

“Lalu ada 6 diantaranya adalah tanah wakaf yang digunakan untuk pembangunan 3 Masjid dan 3 Gereja. Untuk tanah kas desa sendiri ini memang harus ada SK dari Kepala Kantor Pert anahan, dan ini akan diserahkan di tahap ketiga nanti,” paparnya.

Sementara itu Bupati Semarang, Ngesti Nugraha usai secara simbolis menyerahkan sertifikat kepada warga Desa Butuh di tahap dua ini mengungkapkan bahwa, Pemkab Semarang akan terus mendorong terselesaikannya pemberian sertifikat bidang tanah milik warga di Kabupaten Semarang tersebut.

“Untuk Kabupaten Semarang sendiri ini memang mendapatkan kuota total 34 ribu bidang tanah yang bersertifikat dalam program PTSL ini, dan ini kami upayakan dorong terus agar cepat selesai sebelum akhir tahun 2023. Agar masyarakat ini merasa tenang, karena tanah yang mereka miliki sudah secara sah dimata hukum,” ujar Ngesti.

Ngesti menghimbau kepada masyarakat agar kedepan usai warga menerima sertifikat tersebut bisa diperbanyak (foto copy) dan disimpan dengan baik.

“Ini kita melihat ya kasus dibeberapa lokasi, ada yang sertifikatnya dipinjamkan tiba-tiba sudah berubah nama, dan menjadi masalah besar, tentu kami tidak ingin hal itu terjadi. Oleh karena itu kami himbau kepada warga untuk betul-betul menjaga sertifikat miliknya, jangan dipinjamkan ke orang lain. Kalau buat tambah biaya usaha bisa, tapi secara resmi melalui perbankan, jangan perorangan,” kata Bupati Semarang itu.

Ketua Panitia Adjudikasi Tim 5 Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang, Joko Suhendro menjelaskan dari total kuota 34 ribu bidang tanah yang bersertifikat dalam program PTSL ini sudah ada 70 sampai 75 persen telah diberikan kepada warga yang berhak menerima sertifikat tersebut.

“Kurang lebihnya sudah ada 70 sampai 75 persen sertifikat yang sudah diserahkan, sehingga kami optimis sebelum akhir tahun sudah selesai semuanya 34 ribu bidang tanah bersertifikat resmi yang diserahkan kepada warga,” tuturnya.

Pada kesempatan pembagian sertifikat, Natalia, salah satu pengurus Gereja Isa Almasih, Jemaat Dusun Banaran, Desa Butuh, mengaku bersyukur atas penerimaan sertifikat ini “Perasaannya bersyukur dan berterima kasih karena Gereja Isa Almasih ini telah bersertifikat, karena ini tanah wakaf” ujarnya.

Ia juga sangat berterima kasih atas adanya program PTSL ini kepada Pemkab Semarang, sehingga kedepan ia berharap, akan ada banyak lagi tempat-tempat ibadah lainnya yang tanahnya belum bersertifikat bisa segera disahkan melalui program PTSL ini.(rief)

– Bupati saat serahkan sertifikat
– Joko Suhendro saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Karang Taruna Kabupaten Semarang memprioritaskan penguatan akses pendidikan bagi pemuda melalui kerja sama dengan perguruan tinggi. Komitmen ini ditegaskan Ketua Karang Taruna Lugud Endro Susilo saat pengukuhan pengurus di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Minggu (1/2/2026), sebagai upaya mencetak generasi produktif dan berdaya saing.
Karang Taruna Kabupaten Semarang Perkuat Akses Pendidikan Pemuda, Gandeng UNW dan Undaris
Jelang Puasa, Patirtan Penjawi Siap Gelar Padusan 2026
Jelang Puasa, Patirtan Penjawi Siap Gelar Padusan 2026
WhatsApp Image 2026-01-31 at 10.54
Kopdar Perdana dengan Kapolres Salatiga, Wartawan Curhat
Pemkab Semarang memastikan tidak memberhentikan pegawai non ASN, namun gaji mereka dibebankan ke dana BOS sekolah, termasuk SMPN 2 Pringapus, Jumat (30/1/2026). Kebijakan ini berdampak pada pengurangan kegiatan siswa dan perawatan fasilitas sekolah, karena sebagian besar anggaran dialihkan untuk pembayaran honor pegawai non ASN sesuai ketentuan.
Dana BOS Tersedot Gaji Pegawai Non ASN, Sekolah Tunda Perbaikan Sarpras Rusak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan bantuan bagi warga terdampak angin kencang di Kecamatan Tengaran, Suruh, dan Pabelan. Kebijakan ini disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran, Senin (2/2/2026), sebagai respons atas 32 bangunan rusak, melalui asesmen BPBD dan penyaluran bantuan APBD.
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan, Pemkab Semarang Siapkan Bantuan Hingga Rp15 Juta
Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan bantuan bagi warga terdampak angin kencang di Kecamatan Tengaran, Suruh, dan Pabelan. Kebijakan ini disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran, Senin (2/2/2026),...
Karang Taruna Kabupaten Semarang memprioritaskan penguatan akses pendidikan bagi pemuda melalui kerja sama dengan perguruan tinggi. Komitmen ini ditegaskan Ketua Karang Taruna Lugud Endro Susilo saat pengukuhan pengurus di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Minggu (1/2/2026), sebagai upaya mencetak generasi produktif dan berdaya saing.
Karang Taruna Kabupaten Semarang Perkuat Akses Pendidikan Pemuda, Gandeng UNW dan Undaris
Karang Taruna Kabupaten Semarang memprioritaskan penguatan akses pendidikan bagi pemuda melalui kerja sama dengan perguruan tinggi. Komitmen ini ditegaskan Ketua Karang Taruna Lugud Endro Susilo saat pengukuhan...
Jelang Puasa, Patirtan Penjawi Siap Gelar Padusan 2026
Jelang Puasa, Patirtan Penjawi Siap Gelar Padusan 2026
Resto dan Resort Patirtan Penjawi membuka tradisi padusan jelang Ramadan 2026 bagi masyarakat di Desa Plumbon, Suruh, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini digelar untuk melestarikan tradisi Jawa, memanfaatkan...
WhatsApp Image 2026-01-31 at 10.54
Kopdar Perdana dengan Kapolres Salatiga, Wartawan Curhat
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menggelar silaturahmi dan diskusi dengan wartawan di Kopi Bintang, Salatiga, Jumat 30 Januari 2026. Pertemuan membahas tingginya risiko kecelakaan di Jalan Lingkar...
Pemkab Semarang memastikan tidak memberhentikan pegawai non ASN, namun gaji mereka dibebankan ke dana BOS sekolah, termasuk SMPN 2 Pringapus, Jumat (30/1/2026). Kebijakan ini berdampak pada pengurangan kegiatan siswa dan perawatan fasilitas sekolah, karena sebagian besar anggaran dialihkan untuk pembayaran honor pegawai non ASN sesuai ketentuan.
Dana BOS Tersedot Gaji Pegawai Non ASN, Sekolah Tunda Perbaikan Sarpras Rusak
Pemkab Semarang memastikan tidak memberhentikan pegawai non ASN, namun gaji mereka dibebankan ke dana BOS sekolah, termasuk SMPN 2 Pringapus, Jumat (30/1/2026). Kebijakan ini berdampak pada pengurangan...
Muat Lebih

POPULER

Pemkot Salatiga memastikan insentif guru dan tenaga kependidikan non-ASN tetap dibayarkan pada 2026 meski sempat terhapus dari anggaran awal. Kepastian disampaikan Sekda Kota Salatiga di Salatiga, 22 Januari 2026, karena hasil rapat koordinasi TAPD. Pembayaran menunggu prosedur, dengan besaran tetap Rp500.000 per bulan.
Alhamdulillah, Nasib Guru non-ASN di Salatiga sudah Ada Titik Terang
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak mahasiswa UKSW mengunjungi IKN untuk membuktikan isu kota hantu tidak benar. Ajakan disampaikan di Salatiga, Senin (26/1/2026). Gibran menegaskan pembangunan eksekutif rampung, ASN sudah berkantor, dan pemerintah siap pindah 2028 untuk mendorong semangat pembangunan nasional dan klarifikasi hoaks.
Hadir di Salatiga, Gibran Ajak Mahasiswa UKSW Berkunjung ke IKN
Polres Salatiga menggelar audiensi dengan korban dugaan penipuan investasi BLN. Kapolres AKBP Ade Papa Rihi bersama AKBP Rango Siregar menerima aspirasi korban di Aula Mapolres Salatiga, belum lama ini. Kegiatan digelar untuk memberi kepastian hukum dan pelayanan humanis, dengan menjelaskan progres penyidikan serta meminta korban melengkapi data guna memperkuat pembuktian.
Pasrah! Korban Penipuan Berkedok Investasi BLN Wadul kepada Kapolres Salatiga Bersama Kasubdit II Ditreskrimsus Polda

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved