URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
14 pasangan pengantin lain dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang ikut dalam nikah massal di Hotel Larasasri Salatiga yang digelar oleh World Assembly Of Muslim Youth (Wamy) Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

15 Pasangan Nikah Massal Gratis dan Dapat Uang Saku Dari Wamy Indonesia

15 Pasangan Nikah Massal Gratis dan Dapat Uang Saku Dari Wamy Indonesia

15 Pasangan Nikah Massal Gratis dan Dapat Uang Saku Dari Wamy Indonesia

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Wajah Aditya Hasan Ashari dan Darun Nasiha pasangan pengantin baru asal Jawa Timur begitu sumringah. Mereka merupakan satu dari 14 pasangan pengantin lain dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang ikut dalam nikah massal, di Hotel Larasasri Salatiga yang digelar oleh World Assembly Of Muslim Youth (Wamy) Indonesia.

Kepada rasikafm.com Hasan bercerita bahwa sebelum mengikuti program nikah sempat ragu karena penghasilanya tidak besar, namun setelah ketemu tim Wamy hatinya mantab. Optimis menatap masa depan bersama Nasiha sang pujaan hati. “Mulai dari pelayanan, hingga saya sah menjadi suami istri, semua dicukupi oleh Wamy” kata Hasan kepada Rasika FM, selasa (17/1/2023).

Hasan merupakan warga asli Lumajang Jawa timur, dirinya mengaku mengetahui nikah massal ini dari salah satu ustadz. Sedangkan Syarat wajib ikut dalam nikah massal, adalah belum pernah menikah dan berpenghasilan kurang dari Rp 4 juta.

“Kalau syarat utama berpenghasilan dibawah Rp 4 juta dan belum pernah menikah sama sekali, saya jelas masuk kriteria itu” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Wamy Indonesia, Aang Suandi mengatakan bahwa nikah massal ini merupakan bentuk perhatian Wamy kepada pemuda agar segera menunaikan salah satu ibadah yakni menikah.
Menurutnya Wamy memperhatikan hal tersebut khususnya bagi yang kurang mampu dari segi finansial.

“Segera melakukan pernikahan, kebahagiaan hidup dapat terjamin juga kebahagiaan kolektif secara masyarakat sehingga pemuda-pemuda ini lebih produktif,” kata Aang.
Untuk mengikuti nikah massal ini terdapat persyaratan tertentu yang diberikan kepada para mempelai.

“sebelumnya Ada 50 peserta dan dari sekian kita seleksi lalu terakhir ada 15 pasang pengantin yang ikut dalam nikah massal ini secara gratis,” ungkapnya.

Pihaknya memberi berbagai macam keperluan yang dibutuhkan untuk menikah seperti biaya administrasi KUA, mahar, dan biaya untuk resepsi.

“Alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Aang Suandi menambahkan jika saat ini Wamy fokus kepada pengembangan sumber daya manusia, khususnya Pemuda dan mahasiswa di Indonesia “kami juga giat melakukan pelatihan leadership training di kampus dan seminar kepemimpinan sejak tahun 90, termasuk pembanggunan masjid” pukas
Aang Suandi (rief)

 

– Direktur Wamy Indonesia, Aang Suandi saat diwawancarai Rasika FM
– 15 Pasangan Nikah Massal Gratis Dari Wamy Indonesia

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga