[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Oktober 10, 2021

Megawati-Beri-Benih-Varietas-Padi-Untuk-Wakil-Walikota-Semarang
Megawati Beri Benih Varietas Padi Untuk Wakil Walikota Semarang
Ketua Umum Megawati Soekarno Putri rupanya memberikan benih varietas jenis padi kepada Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Desa-Wisata-Sumberbulu
Usung Kearifan Lokal, Desa Wisata Sumberbulu Di Jateng Masuk 50 Besar Pilihan Kemenparekraf
Desa Wisata Sumberbulu yang terletak di Desa Pendem Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah masuk dalam 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang digelar Kemenparekraf...
laka-10-10
Kecelakaan Di Arteri Soetta, Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Trotoar
Kecelakaan maut menimpa pemotor vario warna hitam bernomor polisi H-3563-AKW di Jalan Arteri Soekarno-Hatta (Soetta) pada Sabtu (9/10/2021) dini hari.

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting