KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kecelakaan Di Arteri Soetta, Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Trotoar

Kecelakaan Di Arteri Soetta, Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Trotoar

Kecelakaan Di Arteri Soetta, Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Trotoar

RASIKAFM – Kecelakaan maut menimpa pemotor vario warna hitam bernomor polisi H-3563-AKW di Jalan Arteri Soekarno-Hatta (Soetta) pada Sabtu (9/10/2021) dini hari.

Korban bernama Supriyadi (51) warga Demak saat kejadian ia mengendarai motor bersama teman lelakinya yang belum diketahui identitasnya.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit menjelaskan, kejadian bermula ketika korban melaju dari arah Tlogosari hendak menuju kearah Penggaron.

Namun, karena kurang waspada saat jalan menikung, diduga korban pada kecepatan tinggi kemudian menghantam trotar yang berada di sisi kiri jalan.

“Korban mengalami luka parah pada bagian kepala. Setelah dinyatakan meninggal, korban dievakuasi ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut,” ujarnya saat dihubungi.

Sementara teman korban berhasil selamat namun sempat pingan dan mengalami beberapa luka ringan pada lutut kaki kiri sehingga juga dibawa ke RSUP Kariadi untuk mendapatkan perawatan.

Sebelumnya, kecelakaan maut juga terjadi Jalan Arteri Soekarno-Hatta (Soetta) oleh pemotor CB tanpa plat nomor pada Selasa (5/10/2021) sekira pukul 21.30 WIB.

Saat itu korban bernama Fahrur Rozi (20) warga Temanggung meninggal dunia lantaran luka parah pada bagian perut dan kepala usai kecelakaan tersebut.

Kejadian itu, bermula ketika korban melaju kencang dari arah Barat (Citarum) menuju kearah Timur (Pedurungan). Karena kurang waspada dan tidak memperhatikan kecepatan kendaraannya, korban kemudian oleng kekanan menabrak median tengah jalan.

“Korban terpental di jalur berlawanan kemudian muncul kendaraan tak dikenal yang berjalan dari arah berlawanan,” tutur Sigit.

Kendaraan korban setelah kejadian juga mengalami rusak dibagian depan dan saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama