URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triyono Junoasmono, bersama rombongan mengunjungi Rest Area Pendopo KM 456, Salatiga, pada Kamis, 6 Februari 2025, dalam rangka pemantauan kesiapan jalur Lebaran 2025 di wilayah Semarang-Solo-Jogja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

24 Hari Jelang Lebaran, SAMPU Kunjungi Resta Pendopo 456

24 Hari Jelang Lebaran, SAMPU Kunjungi Resta Pendopo 456

24 Hari Jelang Lebaran, SAMPU Kunjungi Resta Pendopo 456

Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triyono Junoasmono, bersama rombongan mengunjungi Rest Area Pendopo KM 456, Salatiga, pada Kamis, 6 Februari 2025, dalam rangka pemantauan kesiapan jalur Lebaran 2025 di wilayah Semarang-Solo-Jogja.
foto Arief Rasika
Jajaran Sampu dan TMJ serta pengelola Resta km 456 saat mengecek kesiapan lebaran 2025
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum (SAMPU) Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triyono Junoasmono beserta rombongan mengunjungi Rest Area Pendopo KM 456, Salatiga pada Kamis (6/2/2025).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Kunjungan Kerja Pemantauan Jalur Lebaran Tahun 2025 di area Semarang-Solo-Jogja. “Kami melakukan pantauan di Jalan Raya Kaligawe, kemudian dilanjutkan ke ruas Tol Semarang-Solo-Jogja. Kesimpulannya, pada Lebaran 2025 ini ruas jalan jalur lebaran telah siap digunakan. Beberapa diantaranya sedang ada perbaikan namun sudah bisa dilewati dengan lancar menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Triyono menambahkan, salah satu yang perlu diperhatikan kesiapannya adalah Rest Area Pendopo KM 456 Salatiga. Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, Rest Area tersebut termasuk sebagai titik istirahat favorit para pemudik.

“Selalu penuh di tahun sebelumnya (Rest Area KM 456). Kami ingin memastikan kesiapan penataan parkir dan sejumlah fasilitas lainnya untuk bisa dinikmati para pemudik nantinya. Kami berharap dari pihak rest area sudah menyiapkan antisipasi jika nanti terjadi penumpukan parkir” imbuhnya.

Sementara itu Head Property Management Rest Area Pendopo KM 456 Salatiga, Raymond menjelaskan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi terkait dengan arus mudik lebaran 2025.

” Kami ada kebijakan himbauan maksimal istirahat selama 30 menit dan menyiapkan menu makanan take away, yang bisa dinikmati sambil melanjutkan perjalanan. Harapan kami, nantinya bisa mengurangi penuhnya lahan parkir di rest area ini,” ungkap Raymond.

Raymond menambahkan, pihaknya juga menambah fasilitas toilet portable yang bisa dipakai para pemudik sehingga tidak terjadi antrean panjang. “Satu hal juga yang kami sampaikan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, selalu terjadi antrean di toilet. Maka untuk tahun 2025 ini, kami menyiapkan sejumlah toilet portable sesuai kebutuhan guna mengurangi antrean,” pungkasnya.

Triyono saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan