RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

24 Pemain PSISa Salatiga Jalani Latihan Fisik Siang Hari Untuk Menghadapi Laga 10 Besar Liga 3 Jateng

24 Pemain PSISa Salatiga Jalani Latihan Fisik Siang Hari Untuk Menghadapi Laga 10 Besar Liga 3 Jateng

24 Pemain PSISa Salatiga Jalani Latihan Fisik Siang Hari Untuk Menghadapi Laga 10 Besar Liga 3 Jateng

Manajemen Persatuan Sepak Bola Indonesia Salatiga (PSISa) menggembleng para pemain menghadapi putaran laga 10 besar Liga 3 Jateng.

Bahkan PSISa Salatiga memulai kembali latihan pada Kamis (11/11/2021) setelah libur dua hari. Klub kebanggaan Laskar Ganesha tersebut sebelumnya memastikan lolos ke 10 besar Liga 3 Jateng setelah menjadi runner up Grup E yang digelar di Stadion Bhumipala Temanggung.

Pada latihan yang digelar di Stadion Kridanggo, PSISa kedatangan pelamar bernama Zico. Selain itu, dalam beberapa hari ini juga akan kedatangan pemain untuk diseleksi oleh pelatih Andreas Tri Widagdo.

Manajer PSISa Salatiga Hartoko Budhiono mengatakan kedatangan pemain seleksi itu untuk memerkuat tim. “Kemarin di babak penyisihan grup terlihat sekali kelemahan tim ada di sektor depan. Ini kita cari pemain agar sektor depan lebih garang,” jelasnya, Jumat (12/11/2021).

Menurut Hartoko, PSISa masih memiliki kuota karena saat ini baru berkuatan 24 pemain. “Babak 10 besar tentu lebih berat karena semua tim juga melakukan persiapan lebih baik,” jelasnya.

Selain persiapan tim, lanjutnya, PSISa Salatiga juga mengajukan menjadi tuan rumah untuk babak 10 besar. Hartoko mengatakan, Stadion Kridanggo cukup layak untuk menjadi tuan rumah. “Selain kualitas rumput lapangan yang bagus, letak geografis Salatiga juga ditengah-tengah, sehingga memudahkan akses tim lain,” ungkapnya.

Andreas Tri Widagdo menyampaikan materi latihan lebih kepada pemulihan kondisi setelah pemain berjuang keras di penyisihan grup. “Saat ini kita juga menyicil materi untuk taktikal tim menghadapi lawan-lawan di babak 10 besar,” ujarnya.

Disinggung mengenai kualitas Zico, Andreas menyampaikan secara teknik cukup baik. “Kita sudah tahu permaiannya, tapi kita lihat kondisi terakhir dan kebutuhan tim,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian