KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

24 Pemain PSISa Salatiga Jalani Latihan Fisik Siang Hari Untuk Menghadapi Laga 10 Besar Liga 3 Jateng

24 Pemain PSISa Salatiga Jalani Latihan Fisik Siang Hari Untuk Menghadapi Laga 10 Besar Liga 3 Jateng

24 Pemain PSISa Salatiga Jalani Latihan Fisik Siang Hari Untuk Menghadapi Laga 10 Besar Liga 3 Jateng

Manajemen Persatuan Sepak Bola Indonesia Salatiga (PSISa) menggembleng para pemain menghadapi putaran laga 10 besar Liga 3 Jateng.

Bahkan PSISa Salatiga memulai kembali latihan pada Kamis (11/11/2021) setelah libur dua hari. Klub kebanggaan Laskar Ganesha tersebut sebelumnya memastikan lolos ke 10 besar Liga 3 Jateng setelah menjadi runner up Grup E yang digelar di Stadion Bhumipala Temanggung.

Pada latihan yang digelar di Stadion Kridanggo, PSISa kedatangan pelamar bernama Zico. Selain itu, dalam beberapa hari ini juga akan kedatangan pemain untuk diseleksi oleh pelatih Andreas Tri Widagdo.

Manajer PSISa Salatiga Hartoko Budhiono mengatakan kedatangan pemain seleksi itu untuk memerkuat tim. “Kemarin di babak penyisihan grup terlihat sekali kelemahan tim ada di sektor depan. Ini kita cari pemain agar sektor depan lebih garang,” jelasnya, Jumat (12/11/2021).

Menurut Hartoko, PSISa masih memiliki kuota karena saat ini baru berkuatan 24 pemain. “Babak 10 besar tentu lebih berat karena semua tim juga melakukan persiapan lebih baik,” jelasnya.

Selain persiapan tim, lanjutnya, PSISa Salatiga juga mengajukan menjadi tuan rumah untuk babak 10 besar. Hartoko mengatakan, Stadion Kridanggo cukup layak untuk menjadi tuan rumah. “Selain kualitas rumput lapangan yang bagus, letak geografis Salatiga juga ditengah-tengah, sehingga memudahkan akses tim lain,” ungkapnya.

Andreas Tri Widagdo menyampaikan materi latihan lebih kepada pemulihan kondisi setelah pemain berjuang keras di penyisihan grup. “Saat ini kita juga menyicil materi untuk taktikal tim menghadapi lawan-lawan di babak 10 besar,” ujarnya.

Disinggung mengenai kualitas Zico, Andreas menyampaikan secara teknik cukup baik. “Kita sudah tahu permaiannya, tapi kita lihat kondisi terakhir dan kebutuhan tim,” ungkapnya.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]