RASIKAFM.COM | UNGARAN – Puluhan anggota Srikandi Linmas Kabupaten Semarang membagikan 600 paket takjil gratis kepada warga yang melintas di depan Kantor Kecamatan Suruh, Senin (2/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Ketua Srikandi Linmas, Ninik Nuriyah, mengatakan selama Ramadan tahun ini pembagian takjil digelar dua kali, yakni di Kecamatan Suruh dan pekan depan di Kecamatan Ambarawa. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang hanya dilakukan sekali selama Ramadan.
“Dana kegiatan ini berasal dari iuran sukarela anggota. Tidak ada paksaan, semua bentuk keikhlasan untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Selain pembagian takjil, Srikandi Linmas juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial seperti patroli malam di desa, membantu penyeberangan anak sekolah, hingga menjaga keamanan tempat ibadah.
Sementara, Kasatlinmas Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Linmas memang difokuskan pada tugas sosial kemasyarakatan, khususnya membantu kepala desa dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
“Srikandi Linmas merupakan bagian dari 7.780 anggota Linmas Kabupaten Semarang yang tersebar di 19 kecamatan. Khusus kegiatan ini, ada 60 anggota yang terlibat langsung,” jelasnya.
Anang menambahkan, Linmas Kabupaten Semarang menjadi salah satu percontohan nasional dalam hal kesejahteraan anggota. Sejak empat tahun terakhir, seluruh anggota menerima insentif tahunan dari APBD, dan sejak 2025 telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 87 kunjungan studi banding dari berbagai daerah ke Kabupaten Semarang untuk mempelajari pengelolaan Linmas, Satpol PP, dan Damkar,” katanya.
Menurut Anang, keaktifan Linmas tak lepas dari rutinitas patroli malam yang dilaksanakan setiap hari, termasuk patroli bersama jajaran Polres Semarang.
“Harapan kami, seluruh anggota Linmas semakin solid dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan di tingkat desa hingga kabupaten,” tandasnya. (win)