KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

901 Calhaj Kabupaten Semarang Dilepas, Mayoritas Lansia Siap Berangkat ke Tanah Suci

901 Calhaj Kabupaten Semarang Dilepas, Mayoritas Lansia Siap Berangkat ke Tanah Suci

901 Calhaj Kabupaten Semarang Dilepas, Mayoritas Lansia Siap Berangkat ke Tanah Suci

di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (17/4/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha resmi melepas 901 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Semarang untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati di Ungaran, Jumat (17/4/2026) siang.

Pelepasan ditandai secara simbolis dengan penyerahan bendera Kabupaten Semarang oleh Bupati kepada salah satu perwakilan jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang, Rozikin, menjelaskan para calhaj akan diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter) mulai 25 April 2026.
Rinciannya, tiga jemaah tergabung dalam Kloter 13 dan masuk Asrama Haji Donohudan, Boyolali pada 24 April.

“Selanjutnya, Kloter 21 berjumlah 180 jemaah, Kloter 22 sebanyak 354 jemaah, Kloter 23 sebanyak 354 jemaah, Kloter 24 satu jemaah, serta Kloter 34 sebanyak tiga jemaah yang dijadwalkan masuk asrama pada 2 Mei 2026,” ungkapnya, Sabtu (18/4/2026).

Rozikin menyebut, satu jemaah asal Kecamatan Tengaran yang masuk Kloter 24 berangkat terpisah karena masuk kategori jemaah lunas tunda. Meski telah melunasi biaya haji, yang bersangkutan sebelumnya belum mendapatkan kursi. Namun, ia akhirnya diberangkatkan setelah ada kuota kosong akibat penundaan jemaah lain.

“Sejak awal sudah disampaikan bahwa yang bersangkutan akan terpisah dari rombongan Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Rozikin menambahkan, tidak ada instruksi khusus bagi petugas haji daerah terkait penanganan jemaah lansia. “Monggo saling mendukung satu sama lain. Panjenengan semua melaksanakan rangkaian ibadah yang sama selama lebih kurang 40 hari,” sambungnya.

Dari total 901 calhaj, lebih dari 75 persen merupakan jemaah lanjut usia. Meski demikian, pihaknya memastikan pelayanan akan diberikan secara maksimal.

“Bisa saja jemaah lansia di sana justru tetap sehat dan mampu menjalankan ibadah dengan baik,” paparnya.

Sementara, Ngesti mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah haji, khususnya dalam membantu jemaah lanjut usia.

“Saling membantu, terutama kepada jemaah lansia. Ikhlas menolong jika ada yang membutuhkan. Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan mendapat ridho Allah SWT,” ujarnya. (win)

Bupati Semarang Ngesti Nugraha berfoto bersama jemaah calon haji usai dilepas secara simbolis

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]