KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

215 Calon Jamaah Haji Kota Salatiga ikuti Vaksin Polio & Meningitis

215 Calon Jamaah Haji Kota Salatiga ikuti Vaksin Polio & Meningitis

215 Calon Jamaah Haji Kota Salatiga ikuti Vaksin Polio & Meningitis

Sebanyak 215 calon jamaah haji Kota Salatiga mengikuti vaksin polio dan meningitis gratis di Kantor Kementerian Haji & Umrah, Senin (7/4/2026), guna mencegah penyakit menular saat ibadah di Makkah dan Madinah. Program ini memprioritaskan lansia, termasuk jamaah tertua berusia 85 tahun yang akan berangkat pada 28 April 2026.
foto Arief Rasika
Calon jamaah haji Kota Salatiga, saat mengikuti vaksin polio dan meningitis di Kantor Kementerian Haji & Umrah Kota Salatiga,

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sedikitnya 215 calon jamaah haji Kota Salatiga, Jawa Tengah mengikuti vaksin polio dan meningitis di Kantor Kementerian Haji & Umrah Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), (7/4/2026). Vaksin yang diberikan secara gratis itu merupakan program pemerintah untuk mencegah penyakit menular saat di tanah suci Makkah dan Madinah.

Kepala Kantor Kementerian Haji & Umrah Kota Salatiga Fuadah Maria Ulfa mengatakan, tahun ini calon jamaah haji Kota Salatiga ada sekitar 10 lansia yang berusia lebih dari 80 tahun dan menjadi prioritas.

“Untuk calon jamaah haji yang tertua tahun ini berumur 85 tahun. Untuk yang termuda 28 tahun,” terang Ulfa kepada rasikafm.com.

Ulfa menambahkan
Untuk penanganan prioritas lansia tersebut, pihak keluarga bisa jadi pendamping (berangkat bersama). Salah satu syaratnya keluarga tersebut telah mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji minimal selama lima tahun.

“Kalau keluarga tidak bisa mendampingi, nanti juga ada rekan regunya yang akan mendampingi setiap harinya dan saat pelaksanaan ibadahnya,” jelas Ulfa.

Calon jamaah haji kota Salatiga nantinya akan tergabung dalam kloter 24 bersama calon jamaah haji asal Kota Semarang. Rencananya calon jamaah haji akan berangkat pada tanggal 28 April 2026.

“Untuk jamaah yang akan berangkat ini merupakan pendaftaran tahun 2013 sekitar bulan April. Ini berangkat pada tahun 2026,” katanya.

Sementara itu calon jamaah haji, Supardi mengaku senang dengan adanya vaksin tersebut. Menurutnya dengan adanya beberapa vaksin ini membuat dirinya lebih aman dari penyakit menular saat beribadah di tanah suci. Selain itu, untuk persiapan ibadah haji dirinya kini rutin melakukan olahraga ringan.

“Karena haji ini kan ibadah fisik ya, jadi harus mempersiapkan kondisi fisiknya. Salah satunya persiapan ya rutin jalan santai dan juga selalu kontrol apabila punya riwayat penyakit,” ujar Supardi yang berangkat mendampingi kedua orang tuanya.

Fuadah Maria Ulfa berikan keterangan media

 

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]