RASIKAFM.COM | SALATIGA – Setelah menunggu hampir 10 tahun, atau sejak 2017 pembangunan exit Pattimura kini sudah didepan mata.
Anggota DPR RI Nasdem asal Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, Drs H Fadholi, mengungkapkan, rencana pembangunan exit tol tersebut cukup Panjang, Pembahasan dilakukan bersama Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Wali Kota Salatiga Yulianto, dengan dilandasi keprihatinan akan dampak yang terjadi jika Jl Pattimura yang berada di perbatasan Salatiga dan Pabelan, Kabupaten Semarang tidak memiliki akses keluar tol.
“Kalau tidak ada exit tol, Salatiga bisa mati dan menjadi sepi. Karena itu, kami bersurat ke kementerian dan BPJT. Alhamdulillah, sejak 2017 sudah mendapat respons baik dan lampu hijau,” ujarnya saat kegiatan silaturahmi dan sosialisasi pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga, Sabtu (18.4.2026).
Menurutnya berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, menyampaikan komitmen dan harapan besar terhadap proyek strategis ini.
Fadholi menambahkan bahwa berbagai rapat telah dilakukan berulang kali, termasuk proses pembebasan lahan yang sempat mengalami kendala.
Namun, komunikasi intensif dengan pihak terkait, termasuk melalui kementerian dan BPJT, akhirnya membuahkan hasil.
“Prosesnya panjang, sempat mandek, tapi kami terus mengawal. Saya juga rutin berkomunikasi dengan pihak terkait, dan semuanya merespons dengan baik. Alhamdulillah sekarang sudah bisa berjalan,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk upaya pengamanan anggaran sejak awal perencanaan.
Ke depan, pembangunan tahap kedua juga akan memperhatikan analisis dampak lalu lintas (amdal lalin) untuk menghindari kemacetan.
Exit tol ini diharapkan mampu meramaikan jalur Salatiga–Grobogan serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
Fadholi juga mengusulkan agar terdapat pos penjagaan polisi di area exit tol guna menjaga keamanan dan kelancaran.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyampaikan bahwa pembangunan Exit Tol Pattimura akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Kita dukung penuh pembangunan ini. Harapannya bisa selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, juga menyampaikan apresiasi kepada Fadholi atas kontribusinya dalam proses pembebasan lahan.
Ia menyebutkan bahwa ujung exit tol berada di wilayah Kecamatan Pabelan.
“Exit tol ini akan menjadi bagian penting dalam pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan ekonomi,” katanya.
Sementara itu Direktur TMJ, Prajudi, menilai bahwa keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara semua pihak.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas PU Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, yang menegaskan bahwa exit tol akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan dimulainya pembangunan Exit Tol Pattimura, masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap peningkatan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan pembangunan di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang.