URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kota Salatiga ditunjuk menjadi tuan rumah Konferensi APEKSI Korwil III pada 23–24 Juli 2026 bertepatan HUT ke-1276. Persiapan diawali kunjungan Ketua Korwil Muhammad Farhan, untuk memperkuat koordinasi antar kota serta membahas isu pembangunan, ekonomi, dan kesejahteraan melalui forum sinergi pemerintah daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Salatiga Tuan Rumah APEKSI 2026, Robby Sebut Kegiatan Bertepatan dengan Hari Jadi Ke-1276 Kota

Salatiga Tuan Rumah APEKSI 2026, Robby Sebut Kegiatan Bertepatan dengan Hari Jadi Ke-1276 Kota

Salatiga Tuan Rumah APEKSI 2026, Robby Sebut Kegiatan Bertepatan dengan Hari Jadi Ke-1276 Kota

Wali Kota Bandung, sekaligus Ketua Korwil III APEKSI Muhammad Farhan bertemu dengan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan membahas persiapan pelaksanaan Koferensi APEKSI di Kota Salatiga. (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kota Salatiga akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Koferensi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Koordinator Wilayah (Korwil) III Tahun 2026, bertepatan dengan HUT Kota Salatiga Juli mendatang.

Berbagai persiapan dilaksanakan dalam rangka Pertemuan APEKSI tersebut.

Sebagai awal persiapan, Ketua Korwil III APEKSI Muhammad Farhan SE, yang juga Wali Kota Bandung, melaksanakan kunjungan ke Kota Salatiga.

Kehadiran mantan presenter dan anggota DPR RI itu, disambut Wali Kota Salatiga dr Robby Hernawan SpOG dan Ketua PKK Retno Robby Hernawan, Sekda Drs Muthoin MSi di rumah dinas Jl Diponegoro.

Muhammad Farhan mengatakan pertemuan APEKSI menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarkepala daerah, menyamakan persepsi, serta bertukar gagasan guna mengoptimalkan pelaksanaan program-program pembangunan daerah, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Korwil III yang terdiri dari kota-kota di Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah perlu membangun komunikasi yang kuat untuk menyamakan persepsi terkait berbagai isu, seperti perekonomian, pelaksanaan program pemerintah pusat, hingga sektor kesehatan.

Kami berharap melalui APEKSI ini dapat terjalin komunikasi dan silaturahmi yang semakin erat, baik secara personal maupun kelembagaan, di bidang pemerintahan, politik, sosial, dan budaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyambut baik rencana pelaksanaan APEKSI Korwil III di Kota Salatiga.

Acara itu dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan sejarah, budaya, serta berbagai potensi unggulan Kota Salatiga.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Salatiga sebagai tuan rumah Pra Korwil dan Korwil APEKSI Wilayah III.

Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada 23–24 Juli 2026 dan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Kami juga akan mengundang MATRA (Masyarakat Adat Nusantara) untuk turut meramaikan rangkaian kegiatan tersebut,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan memperkuat sinergi antar pemerintah kota, serta persiapan pelaksanaan APEKSI Korwil III Tahun 2026 di Kota Salatiga dapat berjalan optimal dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved