URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY

Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY

Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY

Pertamina tambah pasokan Pertalite antisipasi permintaan saat libur sekolah
featured-img

Gelombang wisatawan yang diperkirakan membanjiri Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah membuat Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bergerak cepat. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar, Pertamina menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU wilayah Jateng-DIY.

Kebijakan ini berlaku selama periode libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026. Penambahan pasokan dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan harian, terutama pada SPBU yang berada di jalur utama dan kawasan destinasi wisata favorit.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Jateng-DIY, Taufiq Kurniawan, mengatakan Jawa Tengah dan DIY selalu menjadi magnet wisata nasional saat musim liburan tiba. Kondisi tersebut berdampak langsung pada meningkatnya mobilitas masyarakat dan kebutuhan energi.

“Jateng dan DIY merupakan dua provinsi yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama ekonomi. Karena itu kami memastikan kebutuhan BBM masyarakat dan wisatawan tetap terpenuhi selama masa liburan,” ujarnya.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, konsumsi Pertalite saat libur sekolah meningkat sekitar 1,4 persen di Jawa Tengah dan mencapai 7 persen di DIY. Mengacu pada tren tersebut, Pertamina mempertebal stok harian Pertalite di SPBU antara 10 hingga 18 persen.

Tak hanya memastikan ketersediaan BBM, Pertamina juga menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kenyamanan konsumen. Pengiriman BBM dilakukan pada dini hari untuk mengurangi potensi kemacetan, volume distribusi ditingkatkan, serta petugas marshaling disiagakan guna membantu mengatur antrean kendaraan di SPBU.

Selain itu, Pertamina juga akan membagikan air minum kemasan gratis kepada pelanggan di sejumlah titik dan menyediakan informasi lokasi SPBU terdekat melalui aplikasi MyPertamina agar wisatawan lebih mudah mendapatkan akses energi selama perjalanan.

Pertamina turut menggandeng pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta menghindari antrean yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pasokan BBM tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat selama libur sekolah dapat berjalan optimal,” kata Taufiq.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat selama musim libur sekolah dapat terpenuhi tanpa kendala berarti, meski mobilitas kendaraan diprediksi meningkat signifikan di berbagai destinasi wisata Jateng dan DIY.

BACA JUGA :

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan Festival HAM bertema “Pembangunan HAM di Indonesia dalam Jiwa Pancasila” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana. Menurutnya, UKSW selangkah lebih maju dalam membangun kesadaran hak asasi manusia melalui dunia pendidikan.
Menteri HAM Apresiasi Inisiatif UKSW Salatiga Gelar Festival
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah