URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengungkapkan hasil positif dari retreat yang dilakukan pemerintah daerah untuk menyinkronkan program pemerintah pusat, visi misi Presiden RI, Gubernur Jawa Tengah, serta Pemkab Semarang. Dalam acara yang digelar beberapa waktu lalu di ruang rapat DPRD Kabupaten Semarang pada 3 Maret 2025 tersebut, sinkronisasi dilakukan agar arah pembangunan daerah selaras dengan kebijakan nasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang: Program Pemerintah Pusat dan Daerah Harus Sinkron dan Linear

Bupati Semarang: Program Pemerintah Pusat dan Daerah Harus Sinkron dan Linear

Bupati Semarang: Program Pemerintah Pusat dan Daerah Harus Sinkron dan Linear

Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai mengikuti rapat paripurna di ruang rapat DPRD Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2025). Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai mengikuti rapat paripurna di ruang rapat DPRD Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan hasil positif dari retreat yang dilakukan oleh pemerintah daerah beberapa waktu lalu. Dalam acara tersebut, dilakukan sinkronisasi antara program pemerintah pusat, visi misi Presiden Republik Indonesia, visi misi Gubernur Jawa Tengah, serta visi misi pemerintah Kabupaten Semarang.

“Kemarin ada retreat, dan hasilnya sangat bagus untuk sinkronisasi program pemerintah pusat dengan visi misi presiden, visi misi gubernur Jawa Tengah, serta visi misi kami selaku bupati dan wakil bupati Semarang. Semua harus sinkron dan linear. Dengan koordinasi yang baik, harapan kita adalah agar arah pembangunan ke depan serta kebijakan pemerintah daerah bisa sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat,” ungkapnya ditemui usai rapat paripurna di ruang rapat DPRD Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2025).

Ngesti juga menyoroti beberapa program yang sudah dilaksanakan oleh Pemkab Semarang, serta program yang masih dalam tahap pengembangan. Di bidang pendidikan, Pemkab Semarang telah memberikan beasiswa meskipun belum sepenuhnya mencakup seluruh kebutuhan. Sementara di bidang infrastruktur, pembangunan fasilitas akan terus dilakukan, terutama di wilayah perbatasan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Jika kami tidak mampu, kami akan mengajukan bantuan ke pemerintah pusat atau pemerintah provinsi Jawa Tengah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ngesti menekankan komitmen Pemkab Semarang dalam mempertahankan program BPJS gratis untuk masyarakat kurang mampu. Selain itu, pemberian beasiswa untuk pendidikan serta dukungan penuh terhadap program pemberian makanan bergizi gratis juga menjadi prioritas.

“Kami juga mendukung penuh program pemberian makanan bergizi gratis, ini akan ada dukungan ke arah sana. Itemnya apa saja, nanti akan kita rapatkan secara internal,” ujarnya.

Dalam hal ketahanan pangan, Bupati Ngesti mengungkapkan bahwa Kabupaten Semarang sudah memiliki sekitar 180 hektare lahan beras organik yang akan terus dimaksimalkan sebagai potensi unggulan daerah.

“Ini akan menjadi brand di Kabupaten Semarang karena harga jualnya cukup tinggi,” katanya.

Selain itu, Pemkab Semarang juga akan memetakan daerah yang masih kekurangan air bersih dan berupaya membangun sarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Masalahnya akan kita inventarisasi, setelah itu baru kita eksekusi secara bertahap,” jelas Bupati.

Tidak kalah penting, Bupati Ngesti menyebutkan pentingnya pemberdayaan UMKM sebagai salah satu upaya untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Semarang.

“Kami akan gerakkan UMKM untuk mengurangi angka kemiskinan,” tegasnya.

Terkait dengan rencana retreat kedua pada tahun 2026 atau 2027, Ngesti menambahkan bahwa evaluasi terhadap hasil retreat tahap pertama dan implementasi program pemerintah pusat yang telah disinkronkan dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota akan menjadi fokus utama.

“Kita akan mengikuti arahan dari Bapak Presiden untuk evaluasi dan implementasi lebih lanjut,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Pemerintah Kota Semarang melalui UPTD BLU Trans Semarang mempercepat peremajaan 132 armada transportasi publik secara bertahap hingga Desember 2026. Program ini mencakup pengadaan bus baru dan pengoperasian...
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki...
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Yayasan Jallu Nusantara Indonesia (YJNI) dan PC Fatayat NU Kota Salatiga menandatangani nota kesepahaman di Salatiga pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender....
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa