URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang mengamankan belasan remaja yang diduga akan melakukan perang sarung menjelang sahur pada bulan Ramadan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas. Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menyampaikan bahwa kejadian ini terjadi di dua lokasi, Sumowono dan Ungaran, pada Selasa (4/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB. Sebanyak 4 remaja diamankan di Sumowono dan 15 orang di Ungaran, yang seluruhnya masih berusia 13 hingga 16 tahun serta berstatus pelajar SMP dan SMA.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polres Semarang Amankan Belasan Pelajar yang Diduga Akan Perang Sarung

Polres Semarang Amankan Belasan Pelajar yang Diduga Akan Perang Sarung

Polres Semarang Amankan Belasan Pelajar yang Diduga Akan Perang Sarung

Pelajar yang diamankan karena diduga hendak perang sarung menangis saat meminta maaf kepada orang tuanya di Mapolres Semarang, Selasa (4/3/2025) dini hari. Foto: Humas Polres Semarang
Pelajar yang diamankan karena diduga hendak perang sarung menangis saat meminta maaf kepada orang tuanya di Mapolres Semarang, Selasa (4/3/2025) dini hari. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang berhasil mengamankan belasan remaja yang diduga akan melakukan perang sarung menjelang waktu sahur pada bulan Ramadan. Kejadian ini terjadi pada Selasa (4/3/2025) dini hari di dua lokasi berbeda, yaitu di Sumowono dan Ungaran.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, kejadian tersebut terungkap setelah petugas melakukan pengamanan di kedua wilayah pada pukul 01.30 WIB.

“Di wilayah Sumowono, Polsek Sumowono mengamankan 4 remaja, sementara di Ungaran 15 orang,” ujarnya.

Saat diamankan, tidak ditemukan senjata tajam maupun sarung yang berisikan benda tumpul. Para remaja yang terlibat masih berusia antara 13 hingga 16 tahun dan masih duduk di bangku SMP dan SMA. Mereka mengaku melakukan aksi tersebut hanya untuk iseng menunggu waktu sahur.

“Alasan mereka melakukan perang sarung ini karena iseng dan ajakan teman-temannya,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, Polres Semarang memberikan pembinaan kepada para remaja tersebut dengan melibatkan orang tua masing-masing dengan tujuan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kapolres Semarang juga mengapresiasi peran aktif masyarakat, khususnya Bhabinkamtibmas dan petugas patroli Polsek jajaran yang sigap menginformasikan kejadian tersebut.

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan masyarakat Kabupaten Semarang dalam mencegah perilaku menyimpang di kalangan remaja, salah satunya perang sarung,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah preventif dan pembinaan ini, Polres Semarang berharap dapat mencegah gangguan kamtibmas yang disebabkan oleh perbuatan remaja yang tidak terkontrol. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga