[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Parade dan Launching Wastra Nusantara bertajuk “Senja Seribu Wastra Nusantara di Salatiga” diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-25 FISKOM. Kegiatan ini digelar di Kota Salatiga pada Senin, 21 April 2025 dan melibatkan lebih dari seribu peserta dari mahasiswa, masyarakat umum, hingga perwakilan dinas dan PKK.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari ini!, Parade Senja Seribu Wastra Nusantara FISKOM UKSW

Hari ini!, Parade Senja Seribu Wastra Nusantara FISKOM UKSW

Hari ini!, Parade Senja Seribu Wastra Nusantara FISKOM UKSW

21 April 2025 sebagai bagian dari peringatan Dies Perak FISKOM UKSW.
21 April 2025 sebagai bagian dari peringatan Dies Perak FISKOM UKSW.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-25 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), digelar sebuah perhelatan budaya bertajuk Parade dan Launching Wastra Nusantara “Senja Seribu Wastra Nusantara di Salatiga”.
Senin, 21 April 2025 yang melibatkan lebih dari seribu peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.

Parade Senja Seribu Wastra Nusantara di Salatiga diramu dari tiga momen penting yang jatuh di bulan April, yaitu Dies Natalis FISKOM, Hari Kartini, dan Hari Bumi.

Tiga momen ini menyatu dalam satu panggung budaya, menegaskan komitmen UKSW dalam membangun peradaban yang menghargai perempuan, bumi, dan warisan budaya.

Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., akan membuka secara resmi kegiatan ini. Parade akan dimulai pada pukul 15.00 WIB dari halaman Rumah Dinas Wali Kota Salatiga.

Barisan seribu orang yang terdiri dari mahasiswa, Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), perwakilan dinas di Salatiga dan masyarakat umum ini akan berakhir di Kampus UKSW.

Seusai parade, kegiatan akan dilanjutkan dengan Launching Komunitas Wastra Nusantara di Salatiga oleh Retno Margiastuti Robby Hernawan, S.E., Talkshow Wastra Nusantara, dan penampilan Teater Semut Geni bersama Sujiwo Tejo.

Kegiatan yang sarat nilai budaya ini juga akan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini tak lepas dari identitas UKSW sebagai Kampus Indonesia Mini.

“UKSW adalah kampus Indonesia Mini sehingga perlu tetap menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan Indonesia, dengan merawat dan menggunakan wastra nusantara,” kata Rektor Intiyas.

Wastra tidak hanya dilihat sebagai produk estetika, tetapi juga sarana dialog antar budaya. Dari wastra, tergambar dinamika kehidupan masyarakat, yaitu tradisi, nilai, spiritualitas, bahkan siklus hidup manusia, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Ia menjadi identitas budaya yang hidup dan menyatu dalam keseharian berbagai etnis di Nusantara. Dengan demikian, pelestarian wastra juga berarti menjaga narasi sejarah, menjaga ruang diskusi antar generasi, dan membuka jalan kontribusi pada berbagai sektor termasuk politik dan sosial.

“Sebagai lembaga pendidikan, UKSW terpanggil untuk memberi diri bagi pelestarian budaya. Melalui Parade Senja Seribu Wastra Nusantara ini, kami ingin menyuarakan bahwa menjaga warisan seperti wastra adalah juga bentuk kontribusi nyata bagi bangsa—baik secara sosial, budaya, bahkan dalam ruang dialog politik,” imbuh Dr. Ir. Arianti Ina R. Hunga, M.Si., Dosen UKSW sekaligus pegiat wastra nusantara.

Dies Perak FISKOM UKSW juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lainnya seperti Lomba Foto dan Creative Video Competition untuk pelajar SMA/SMK, Bazar UMKM, dan juga seminar.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP