URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang tengah bersiap memindahkan lebih dari 2.000 jenazah dari empat lokasi pemakaman umum yang terdampak proyek pembangunan jalan tol Bawen–Yogyakarta. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa proses ini menjadi pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Jenazah Akan Dipindahkan Imbas Proyek Tol Bawen–Yogyakarta, Pemkab Semarang Fokus Siapkan Lahan Pengganti

Ribuan Jenazah Akan Dipindahkan Imbas Proyek Tol Bawen–Yogyakarta, Pemkab Semarang Fokus Siapkan Lahan Pengganti

Ribuan Jenazah Akan Dipindahkan Imbas Proyek Tol Bawen–Yogyakarta, Pemkab Semarang Fokus Siapkan Lahan Pengganti

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang Zaenal Arifin. Foto: win
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang Zaenal Arifin. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang saat ini tengah bersiap melakukan pemindahan ribuan jenazah dari empat lokasi makam umum yang terdampak proyek pembangunan jalan tol Bawen–Yogyakarta.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin, menyampaikan proses pemindahan jenazah menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera diselesaikan. Total terdapat lebih dari 2.000 jenazah dari empat titik pemakaman yang akan dipindahkan.

“Yang jadi PR kami adalah pemindahan makam di empat kelurahan, jumlahnya besar-besar. Ada yang sampai 1.500 jenazah, ada 500, ada 300 jenazah yang harus dipindah. Itu yang jadi perhatian kami, karena sebelum jenazah dipindah, tanah pengganti makam harus disiapkan dulu,” jelas Zaenal, Senin (4/8/2025).

Ia menegaskan, proses pemakaman baru di lokasi terdampak tidak diperkenankan selama masa persiapan pemindahan. Hal ini untuk mencegah munculnya persoalan baru.

“Kalau ada jenazah baru yang dimakamkan terus langsung dipindah, kan kasihan. Jadi nanti kita siapkan dulu tanah pengganti, baru pemindahan dilakukan,” tambahnya.

Empat lokasi pemakaman yang terdampak berada di wilayah Ambarawa, dua titik di Kecamatan Ngampin, dan satu di Desa Gondoriyo, Kecamatan Jambu.

“Ini sudah kita koordinasikan secara intensif dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” lanjutnya.

Sementara itu, terkait pembebasan lahan milik Pemkab Semarang di wilayah Bawen, Zaenal menyebutkan dari total 14 bidang tanah, sebanyak 11 bidang sudah dibayar senilai Rp102 miliar. Sisanya akan dibayarkan dalam gelombang kedua sebesar Rp9,6 miliar.

“Tanah-tanah itu milik Pemkab Semarang dan sudah selesai dibayar. Kami juga sudah merencanakan pembangunan pengganti beberapa fasilitas umum yang terkena dampak, seperti kantor kelurahan, sekolah dasar, taman kanak-kanak, serta ruang terbuka hijau (RTH),” jelasnya.

Zaenal mengatakan, anggaran yang telah dikeluarkan Pemkab untuk pembangunan fasilitas pengganti di Bawen mencapai sekitar Rp70 miliar. Salah satunya untuk pembangunan RTH sebagai pusat keramaian yang terintegrasi dengan kantor kelurahan, perpustakaan elektronik, dan area bermain.

“Awalnya, di belakang kantor kelurahan itu lapangan bola yang jarang digunakan. Sekarang akan kita manfaatkan sebagai pusat keramaian dan ruang publik. Termasuk juga penanganan pelebaran TPA Blondo yang nilainya hampir Rp20 miliar,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga