KABAR RASIKA

Perkuat Koordinasi dan Komunikasi dengan PIPP Faskes Guna Tingkatkan Kualitas Layanan

Perkuat Koordinasi dan Komunikasi dengan PIPP Faskes Guna Tingkatkan Kualitas Layanan

Perkuat Koordinasi dan Komunikasi dengan PIPP Faskes Guna Tingkatkan Kualitas Layanan

Foto: Dokumen

RASIKAFM.COM | UNGARAN – BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terus meningkatkan kualitas layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui optimalisasi peran Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) yang ditempatkan di setiap fasilitas kesehatan mitra, baik di Tingkat pertama (FKTP) maupun rujukan Tingkat lanjut (FKRTL).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan menyebut sebagai bentuk komitmen pelayanan, BPJS Kesehatan siap memberikan pembekalan kepada petugas PIPP agar mampu menyampaikan informasi dan menangani pengaduan peserta secara tepat dan cepat. Ia mengatakan bahwa petugas PIPP masing-masing fasilitas kesehatan terdiri dari dua pihak, yaitu satu petugas dari fasilitas kesehatan dan yang satu lagi dari pihak BPJS Kesehatan.

“Petugas PIPP dihadirkan oleh BPJS Kesehatan untuk menciptakan koordinasi yang cepat antara BPJS Kesehatan, peserta JKN dan fasilitas kesehatan. Dimana nantinya peserta akan mendapatkan informasi tidak hanya dari satu pihak, namun dari dua pihak sekaligus, sehingga informasi yang diberikan menjadi berimbang. Hal ini sangat penting, dengan peserta menerima dan memperoleh persepsi yang sama antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan,” ujar Subkhan pada kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Petugas PIPP, Jumat (08/08).

Mengingat peran dan tugas dari petugas PIPP sebgaai pemberi informasi dan penanganan pengaduan sangat penting, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berinisiatif mengembangkan sebuah inovasi sebagai saluran informasi dan edukasi yang dibutuhkan oleh peserta JKN yang berada di fasilitas kesehatan melalui petugas PIPP.

“Ketika ada peserta JKN di fasilitas kesehatan yang membutuhkan informasi Program JKN pasti mereka akan menanyakannya ke petugas PIPP yang bertugas disana, apabila dari petugas PIPP rumah sakit ingin menanyakan kepada pihak BPJS Kesehatan Cabang Ungaran bisa memanfaatkan inovasi melalui saluran komunikasi yang telah dirancang sedemikian rupa untuk berkoordinasi terkait Program JKN dengan cepat dan tepat,” ungkap Subkhan.

Subkhan juga mengatakan dengan adanya saluran komunikasi yang telah dirancang oleh timnya dapat membantu memberikan jawaban dengan cepat disaat petugas PIPP rumah sakit sedang berhadapan dengan peserta. Tidak dipungkiri banyak hal-hal yang sebenarnya sudah pernah disosialisasikan kepada petugas PIPP rumah sakit terkait Program JKN namun disaat sedang berhadapan langsung dengan peserta yang bertanya masih menemui kendala menjawab pertanyaan.

Petugas PIPP Rumah Sakit Ken Saras, Desy Transintawati menyambut baik inovasi yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dalam melakukan komunikasi dan koordinasi terkait Program JKN. Sebagai petugas PIPP yang setiap hari bertemu langsung dengan peserta JKN yang memiliki beragam karakter menjadikan sebuah tantangan bagi Desy dalam memberikan jawaban agar pesan dan edukasi yang telah ia sampaikan dapat diterima baik oleh peserta tersebut.

“Selama menjadi petugas PIPP, koordinasi saya dengan petugas PIPP dari BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terjalin dengan baik. Ketika kami membutuhkan jawaban untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari peserta JKN, tim dari BPJS Kesehatan sangat cepat dalam merespon dan memberikan jawaban. Dengan adanya saluran informasi yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terkait pelayanan Program JKN kami sangat antusias dan menyambut baik hal ini,” ujar Desy.

Desy juga mengungkapkan, bersama dengan manajemen Rumah Saki Ken Saras dirinya berkomitmen memberikan informasi dan edukasi sejelas mungkin kepada peserta JKN. Harapannya adalah agar peserta JKN yang mendapatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Ken Saras tidak merasa ada kendala dan bisa berobat dengan nyaman dan tenang.

“Di saat kita memberikan jawaban dan edukasi yang baik kepada peserta, kami berharap peserta merasa mendapatkan pelayanan yang optimal sebagai peserta JKN. Dengan begitu peserta tidak lagi ada keraguan terhadap kecemasan dan ketakutan lagi ketika berobat di rumah sakit, karena ketika mereka telah terdaftar sebagai peserta JKN bisa mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan sesuai dengn alurnya,” terang Desy. (hrs-wd/am)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

M. Khoirudin Bagas kembali mencalonkan diri dalam Pilkades Muncar yang dijadwalkan 14 Desember 2026 untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan desa. Ia menargetkan pengembangan desa wisata budaya, penyediaan air bersih, serta penguatan ketahanan pangan melalui budidaya ikan. Bagas menilai keberlanjutan program diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Desa Muncar.
Ingin Tuntaskan Program Desa Wisata dan Air Bersih, Bagas kembali Maju di Pilkades Muncar
M. Khoirudin Bagas kembali mencalonkan diri dalam Pilkades Muncar yang dijadwalkan 14 Desember 2026 untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan desa. Ia menargetkan pengembangan desa wisata budaya,...
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, mulai diminati warga karena menawarkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Saat meninjau koperasi tersebut, Selasa (20/10/2026), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong percepatan operasional KDMP serta penguatan peran koperasi sebagai penyerap produk lokal dan mitra UMKM untuk menggerakkan perekonomian desa.
Harga Barang Lebih Murah, Warga Pilih Belanja di Kopdes Merah Putih Bergas Kidul
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, mulai diminati warga karena menawarkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Saat meninjau koperasi tersebut, Selasa...
Kebakaran melanda TK Mekarsari II di Dusun Kemasan, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (19/10/2026). Dua ruang kelas, ruang permainan, dapur, dan kantor sekolah hangus terbakar, menyebabkan sekitar 60 siswa kehilangan ruang belajar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Pemerintah Kabupaten Semarang berencana membangun kembali gedung sekolah, sementara kegiatan belajar sementara dipindahkan ke musala SD Klepu 04.
TK Mekarsari II Pringapus Hangus Terbakar, 60 Siswa Direlokasi ke Musala
Kebakaran melanda TK Mekarsari II di Dusun Kemasan, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (19/10/2026). Dua ruang kelas, ruang permainan, dapur, dan kantor sekolah hangus terbakar,...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, cuaca pada pagi hingga siang hari cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi berubah menjadi berawan. Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam. Suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan berada pada rentang 45–75 persen.
21 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berawan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, cuaca pada pagi hingga siang hari cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga...
Pasca 3 Rumah Terbakar di Tingkir Lor, Ansor Salatiga Terjunkan Bagana Banser dan Galang Donasi
Pasca 3 Rumah Terbakar di Tingkir Lor, Ansor Salatiga Terjunkan Bagana Banser dan Galang Donasi
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga melalui Bagana Banser membantu membersihkan puing kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Sabtu (17/10/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]