[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Mantab! Warga RW 07 Magersari Tegalrejo Salatiga Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 170 Meter

Mantab! Warga RW 07 Magersari Tegalrejo Salatiga Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 170 Meter

Mantab! Warga RW 07 Magersari Tegalrejo Salatiga Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 170 Meter

Warga RW 07 Magersari saat bentangkan bendera raksasa

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hari Minggu (24.8.2025) menjadi moment bersejarah bagi warga RW 07 Magersari Tegalrejo Salatiga. Dimana hari itu warga melakukan Pembentangan bendera sepanjang 170 meter yang buka sekadar simbol seremonial, melainkan penuh makna.

Panjangnya bendera menggambarkan eratnya jalinan persaudaraan antarwarga RW. 07 Magersari Tegalrejo, yang meski berbeda latar belakang tetap berjalan bersama dalam satu barisan.

Makna lain yang dirasakan adalah kebanggaan terhadap lingkungan sendiri.

Bagi anak-anak dan remaja, kesempatan memegang bendera merah putih raksasa di tengah jalan menjadi pengalaman berharga yang menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.

Pelepasan peserta jalan santai dilakukan langsung oleh Lurah Tegalrejo dan diikuti warga dengan penuh keceriaan.

Mereka menempuh rute sekitar 2 kilometer mengelilingi lingkungan RW 07 Magersari Tegalrejo, sebelum kembali finish di halaman SDN Tegalrejo 05.

Keseruan acara semakin lengkap dengan berbagai doorprize yang disiapkan panitia. Mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga hadiah utama berupa mesin cuci membuat semangat peserta semakin membara.

Selain itu, penampilan hiburan dari masing-masing RT di lingkungan Magersari turut memeriahkan jalannya kegiatan.

Kegiatan jalan santai RW 07 Magersari Tegalrejo Salatiga tahun ini membuktikan bahwa semangat nasionalisme dapat tumbuh dari lingkungan terkecil.

Melalui senam bersama, jalan santai, dan terutama pembentangan bendera merah putih sepanjang 170 meter, warga menunjukkan bahwa cinta tanah air tidak hanya diwujudkan dalam upacara resmi, tetapi juga dalam aktivitas sederhana yang penuh kebersamaan.

Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa persatuan, gotong royong, dan rasa nasionalisme tetap hidup dalam keseharian masyarakat.

Dengan semangat yang sama, RW 07 Magersari Tegalrejo diharapkan terus menjadi contoh bagaimana kebersamaan di tingkat rukun warga dapat menghadirkan energi positif bagi bangsa.

Suasana pembentangan bendera

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px