URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki

Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki

Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki

Foto: Dok./IST
featured-img

Jalan raya adalah fasilitas bersama yang digunakan oleh berbagai macam pengguna. Pengendara motor, pengendara mobil, pengendara sepeda, pejalan kaki, dan kendaraan lainnya. Setiap orang memiliki hak untuk merasa aman dan nyaman saat berada di jalan raya. Namun, acap kali kecelakaan atau konflik antar pengguna jalan terjadi karena kurangnya etika dalam mengemudi. Etika pengemudi bukan hanya tentang rambu lalu lintas walau hal tersebut adalah dasarnya. Etika pengemudi juga tentang bagaimana kita menciptakan lingkungan lalu lintas yang tertib dan aman bagi semua, yaitu dengan sikap saling menghormati dan empati terhadap pengguna jalan lain khususnya kepada pejalan kaki.

Pejalan kaki adalah pengguna jalan yang paling rentan karena tidak ada pelindungan seperti pengendara bermotor, kecepatan pejalan kaki juga lebih lambat jika dibandingkan dengan pengendara kendaraan bermotor. Karena kerentanan itulah yang membuat kita harus mendahulukan pejalan kaki. Selain itu menjaga para pejalan kaki juga menjadi langkah yang bagus agar orang-orang mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan menjaga lingkungan serta kesehatan tubuh. Berikut adalah etika pengemudi terhadap pejalan kaki

1. Berhenti tepat sebelum garis zebra cross.

Pengemudi harus memberi prioritas terhadap pejalan kaki yang akan menyeberang. Menghentikan kendaraan saat lampu merah tepat sebelum zebra cross membuat pejalan kaki dapt menyeberang dengan nyaman tanpa tertutup kendaraan-kendaraan yang berhenti. Hal tersebut juga menambah keamanan mereka-mereka yang akan menyeberang jalan.

2. Kurangi Kecepatan di Area Ramai

Ketika berkendara sering kali kita melewati area-area ramai seperti depan sekolah, pasar, atau kawasan perumahan. Maka pada saat itu kurangi kecepatan berkendara anda agar semuanya aman.

3. Jangan Parkir atau Berkendara Trotoar

Trotoar diciptakan khusus untuk pejalan kaki, dapat dikatakan bahwa trotoar adalah hak pejalan kaki, bukan tempat parkir atau tempat berkendara lainnya. Bayangkan jika ada orang yang terserempet motor atau harus mengalah saat berjalan kaki demi pengguna kendaraan bermotor, padahal tempat kecil tersebut adalah satu-satunya fasilitas yang pejalan kaki punya dibandingkan luasnya jalan raya yang digunakan pengendara kendaraan bermotor,

4. Perhatikan Anak-Anak dan Lansia

Kita semua pernah menjadi anak-anak, kita semua juga mungkin akan menjadi lansia atau memiliki orang tua serta kerabat yang juga lansia. Harapan kita adalah mereka semua aman walau berpergian sendiri. Oleh karena itu penting bagi kita pengendara kendaraan beromotor untuk sama sama menjaga mereka. Hindari menyalahkan anggota keluarga yang tidak turut menemani. Karena keamanan dan kenyamanan adalah hak setiap individu dan tanggung jawab kita bersama.

Menjaga etika terhadap pejalan kaki bukan hanya soal patuh terhadap hukum, namun juga sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama manusia.

Oleh: Zorina Alzahra

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta