URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warung Banana Getz! x Bebek Sukses Merantau milik Dani Ramadhan di Gedanganak, Ungaran Timur, menggratiskan makanan bagi perantau Sumatera sejak Senin (8/12/2025). Aksi solidaritas ini dilakukan untuk membantu mereka yang keluarganya terdampak banjir. Dani menambah stok masakan dan menyalurkan bantuan bersama komunitas ojek online.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Warung Sederhana di Ungaran Ini Bagikan Makanan Gratis bagi Perantau Sumatera Terdampak Banjir

Warung Sederhana di Ungaran Ini Bagikan Makanan Gratis bagi Perantau Sumatera Terdampak Banjir

Warung Sederhana di Ungaran Ini Bagikan Makanan Gratis bagi Perantau Sumatera Terdampak Banjir

Dani Ramadhan, pemilik warung Banana Getz! x Bebek Sukses bersama istrinya sedang menyiapkan pesanan pelanggan di warung miliknya di Perum Korpri Gedanganak, Ungaran Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: win
Dani Ramadhan, pemilik warung Banana Getz! x Bebek Sukses bersama istrinya sedang menyiapkan pesanan pelanggan di warung miliknya di Perum Korpri Gedanganak, Ungaran Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pemilik warung Banana Getz! x Bebek Sukses Merantau di Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Dani Ramadhan (38), menggratiskan makanan bagi warga perantau asal Sumatera yang keluarganya terdampak banjir besar di sejumlah wilayah utara Sumatera hingga Kepulauan Nias.

Sejak Senin (8/12/2025), Dani menambah stok masakan di dapurnya yang berada di belakang Gapura Perum Korpri. Beragam bahan seperti ayam, bebek, sambal, lalapan, hingga jajanan pisang disiapkan lebih banyak dari biasanya. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap mahasiswa dan pekerja perantau di Semarang yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana di kampung halaman.

“Saya dulu juga pernah berada pada posisi sangat sulit dan dibantu orang lain. Sekarang saya hanya ingin berbuat baik sebagai bentuk rasa syukur,” ujarnya saat ditemui di warungnya, Selasa (9/12/2025).

Informasi soal makanan gratis itu langsung tersebar melalui media sosial. Tidak lama kemudian, seorang mahasiswi asal Nias datang ke warungnya. Dani mengingat mahasiswa tersebut hanya ingin bersilaturahmi dan tampak enggan makan.

“Dia bilang hanya ingin duduk sebentar. Rupanya pikirannya sedang kacau memikirkan keluarga di Nias,” kata Dani.

Meski keluarga mahasiswi itu selamat, akses logistik di wilayahnya terputus sehingga situasi masih sulit. Dani tetap mempersilakan sang mahasiswi menikmati hidangan.

“Saya bilang kapan pun butuh makanan, datang saja,” ujarnya.

Selain menyediakan makanan gratis, Dani bersama sekitar 25 pengemudi ojek online di Ungaran menggalang dana untuk korban banjir. Hasilnya, sekitar Rp4,5 juta terkumpul dalam dua jam melalui penggalangan langsung dan grup WhatsApp. Donasi dari dompet digital juga masih direkap sebelum diserahkan kepada organisasi relawan. Dani berencana memperluas bantuan dengan mengirimkan makanan kepada perantau Sumatera yang tinggal jauh dari kedainya, termasuk kawasan Tembalang.

“Banyak yang tinggalnya jauh. Kalau datang ke sini, mereka habis di bensin. Jadi akan kami kirim, sekarang masih saya koordinasikan dengan teman-teman ojol,” jelasnya.

Menu yang dibagikan beragam, mulai dari Nasi Bebek Goreng serundeng Madura, Ayam Serundeng, hingga camilan Banana Getz! seperti banana nugget atau risol mentai, menyesuaikan stok yang ia siapkan setiap hari.

“Kalau ada yang datang dan butuh, kami siap bantu,” ujarnya.

Dari warung kecil yang berdiri sederhana di Gedanganak itu, Dani berharap inisiatifnya dapat menjadi dukungan moral bagi para perantau yang sedang menunggu kabar keluarga di daerah terdampak banjir.

“Semoga mereka yang sedang kepikiran keluarga diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga