RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sinergi Pemkot Semarang dan BI Jateng Jaga Harga Pangan Jelang Lebaran

Sinergi Pemkot Semarang dan BI Jateng Jaga Harga Pangan Jelang Lebaran

Sinergi Pemkot Semarang dan BI Jateng Jaga Harga Pangan Jelang Lebaran

Foto: Dokumen

RASIKAFM – Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah memperkuat langkah pengendalian harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bazar Ramadan 2026 dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di berbagai wilayah Kota Semarang.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (11/3/2026).

Menurut Agustina, program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah kota untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menekan potensi kenaikan harga yang biasanya terjadi saat Ramadan hingga Lebaran.

Ia menegaskan, Gerakan Pangan Murah akan terus digencarkan hingga mendekati Idulfitri dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Bazar Ramadan sendiri berlangsung selama dua hari, 11 hingga 12 Maret 2026, dengan melibatkan puluhan pelaku usaha. Sebanyak 37 tenant dari perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta 47 pelaku UMKM unggulan Kota Semarang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Selain menyediakan bahan pangan dengan harga lebih murah, panitia juga menyalurkan ribuan kupon tebus murah sembako kepada masyarakat melalui kecamatan di Kota Semarang.

Pemkot Semarang juga memperluas jangkauan Gerakan Pangan Murah hingga ke tingkat kelurahan. Secara keseluruhan, program ini digelar di sekitar 240 titik yang tersebar di 177 kelurahan di Kota Semarang.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Semarang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga.

Ia menyebut Kota Semarang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi di tingkat provinsi, yakni sekitar 32 persen dari total inflasi Jawa Tengah.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Semarang juga meluncurkan program BISMUDIK, yaitu fasilitas mudik gratis bagi warga Kota Semarang.

Melalui program ini, pemerintah menyiapkan tujuh armada bus untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman dan nyaman saat libur Lebaran.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Semarang berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan serta menyambut Idulfitri dengan lebih tenang, dengan harga kebutuhan pokok yang tetap terkendali.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%,...
Kebakaran melanda kandang ayam milik warga di Jalan Ki Penjawi, Sarirejo, Sidorejo Lor, Salatiga, Senin (14/9/2026) petang. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah kering yang menjalar ke kandang. Petugas Polsek Sidorejo, Damkar, BPBD, dan warga memadamkan api. Tidak ada korban jiwa, namun sekitar 40 ayam terdampak.
Bikin Panik Pengunjung, Kandang Ayam Ludes Terbakar di Samping Lokasi Karaoke
Kebakaran melanda kandang ayam milik warga di Jalan Ki Penjawi, Sarirejo, Sidorejo Lor, Salatiga, Senin (14/9/2026) petang. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah kering yang menjalar ke kandang....
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada...
Sebanyak 120 SPPG di Kabupaten Semarang diminta disiplin menjalankan SOP program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah keracunan dan menjaga kualitas makanan. Ketua DPD HMD Gemas Kabupaten Semarang M Basari menyampaikan imbauan tersebut saat pembentukan kepengurusan DPD HMD Gemas di Bandungan, Minggu (13/9/2026), dengan menekankan keamanan pangan dan transparansi anggaran.
120 SPPG Beroperasi, HMD Gemas Ingatkan Jangan Main-main dengan SOP MBG
Sebanyak 120 SPPG di Kabupaten Semarang diminta disiplin menjalankan SOP program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah keracunan dan menjaga kualitas makanan. Ketua DPD HMD Gemas Kabupaten Semarang...
Muat Lebih

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang