KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026

Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026

Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026

Start pagi Dieng Caldera Race 2026 diikuti 2000 peserta lari 150 turis asing (Minggu 21/6/2026)

WONOSOBO – Ketika sebagian besar orang masih terlelap karena dinginnya udara pegunungan Dieng, ribuan pelari justru sudah bersiap menaklukkan medan ekstrem di ketinggian.

Minggu (21/6/2026) pukul 03.30 WIB, suhu udara di kawasan Tambi Tea Resort hanya berkisar 14 derajat Celsius. Namun dinginnya udara tak menyurutkan semangat peserta Dieng Caldera Race (DCR) 2026 yang bersiap memulai perlombaan.

Tahun ini, kategori 25K menjadi primadona. Bukan tanpa alasan, panitia menghadirkan tantangan baru berupa lintasan menuju Gunung Sindoro yang sebelumnya tidak masuk dalam rute perlombaan.

Perubahan jalur tersebut langsung mendapat sambutan positif dari para peserta yang ingin merasakan sensasi berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, yang ikut turun pada kategori 25K mengaku rute tahun ini jauh lebih menantang.

“Rutenya berbeda dari tahun lalu. Kali ini peserta naik sampai puncak Sindoro. Tantangannya luar biasa, naiknya berat, turunnya bahkan lebih berat,” ujarnya usai menyelesaikan lomba.

Direktur Dieng Caldera Race 2026, Ade Hendrik Saputra, mengatakan rute Sindoro menjadi daya tarik utama yang membuat kategori 25K menjadi kategori dengan jumlah peserta terbanyak.

“Kategori 25K tahun ini berubah total. Peserta diajak menaklukkan Sindoro dan ternyata antusiasmenya sangat tinggi,” kata Ade.

Sepanjang lintasan, peserta disuguhi panorama khas Dieng yang sulit ditemukan di tempat lain. Hamparan perkebunan teh, kabut pegunungan, lembah hijau, hingga sejumlah destinasi wisata seperti Candi Arjuna dan Telaga Menjer menjadi teman perjalanan para pelari.

Nadia, peserta asal Madiun, mengaku puas dengan tantangan yang disuguhkan panitia tahun ini.

“Seru sekali. Water station lengkap, organisasinya bagus, dan yang paling berkesan tentu rute ke puncak Sindoro. Elevasinya benar-benar bikin kaki bekerja ekstra,” katanya.

Sementara itu, peserta asal Semarang, Binsar Napitupulu, menyebut Dieng Caldera Race sebagai salah satu event trail run terbaik yang pernah diikutinya.

“Ini salah satu event trail yang paling berkesan. Venue-nya di resort, suasananya luar biasa, ditambah udara dingin khas Dieng yang membuat pengalaman lari semakin spesial,” ujarnya.

Dieng Caldera Race 2026 digelar selama tiga hari, 19-21 Juni 2026, dengan empat kategori lomba yakni 10K, 25K, 45K, dan 85K.
Ajang ini tidak hanya menjadi arena adu ketahanan fisik, tetapi juga panggung untuk menunjukkan keindahan alam Dieng kepada ribuan peserta dari berbagai daerah dan mancanegara.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]