KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Kontingen mobil hias yang menampilkan replika naga turut memeriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026 yang digelar di Ambarawa, Minggu (30/8/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang Tahun 2026 berlangsung meriah di Ambarawa, Minggu (30/8/2026). Sebanyak 85 kontingen turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pawai tersebut tidak hanya menjadi ajang memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan, khususnya yang tercermin dalam sejarah Palagan Ambarawa.

Para kontingen berjalan kaki dengan mengambil start dari lapangan Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman dan berakhir di Pasar Kuliner Ambarawa. Sedangkan kontingen mobil hias mengakhiri rute di Alun-Alun Tambakboyo.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Semarang sekaligus ketua panitia, Wiwin Sulistyowati mengatakan, pemilihan Ambarawa sebagai lokasi pawai memiliki makna tersendiri karena daerah tersebut memiliki nilai sejarah perjuangan yang kuat.

“Pawai ini diharapkan menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneruskan semangat perjuangan melalui pembangunan dan karya nyata,” ujarnya ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas, seni, budaya, sekaligus semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan.

“Tujuannya untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, memperkuat persatuan dan kebersamaan, serta menampilkan kreativitas, seni, budaya dan semangat pembangunan Kabupaten Semarang,” katanya.

Sebanyak 85 kontingen yang mengikuti pawai terdiri dari berbagai unsur masyarakat. Rinciannya, delapan kontingen pejalan kaki pelajar dari Gugus/TK/SD, 10 kontingen pejalan kaki pelajar SMP/SMA/SMK, 23 kontingen pejalan kaki umum yang terdiri atas OPD, swasta, komunitas, BUMN dan BUMD, serta 44 kontingen mobil hias. Seluruh persiapan teknis, mulai dari peserta, pengaturan barisan hingga koordinasi dengan pihak terkait, telah dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar.

“Harapan kami, tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga menjadi simbol semangat masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Semangat perjuangan para pahlawan kita lanjutkan melalui karya dan pembangunan untuk Kabupaten Semarang,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]