URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ditengah Pandemi Pemuda Mrican Tetap Peduli Lingkungan

Ditengah Pandemi Pemuda Mrican Tetap Peduli Lingkungan

Ditengah Pandemi Pemuda Mrican Tetap Peduli Lingkungan

Sejumlah Pemuda Mrican saat tengah membersihkan lingkungan minggu 19 september 2021

RASIKAFM – Hampir dua tahun lamanya Pandemi Covid-19 telah mengubah pola kehidupan masyarakat, baik secara individu maupun sosial. Mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa, turut merasakan ragam dampak yang ditimbulkan sejak masa krisis ini melanda.
Bahkan, sejak pandemi berdampak pada lingkungan disekitar kita. Menyikapi dan prihatin kondisi tersebut, pemuda Mrican Kelurahan Gendongan Kecamatan Tingkir Salatiga, mencoba untuk bergerak melawan kegabutan dan rebahan dengan program yang tidak seperti biasanya.
Pemuda Mrican yang tergabung dalam Karang Taruna, Remaja Masjid Al Hikmah dan Panti Anak Raja, berkolaborasi dan bersinergi dalam satu program peduli lingkungan. Program ini dimaksudkan untuk ikut menyukseskan terwujudnya kampung Mrican yang peduli lingkungan menuju kampung Mrican KEREN (Kompak, Endah, Rapi, Edipeni, dan Nduweni).
Andri Irawan Ketua Karang Taruna Mrican menegaskan jika program ini di samping mendukung program RW juga dalam rangka membangkitkan semangat para pemuda. Di samping itu juga untuk lebih memperkuat tali persaudaraan antarpemuda di wilayah Mrican. Pada tahap awal ini kami mencoba mengajak Remaja Masjid Al-Hikmah dan Panti Anak Raja untuk berkolaborasi sekaligus berkoordinasi untuk menyiapkan program-program rutin berikutnya.
“Setidaknya dari pertemuan ini telah disepakati untuk menjadikan program ini sebagai program rutin bulanan dan ada ivent ivent bersama antarpemuda di lingkungan Mrican,”kata Andri.
Kekompakan pemuda pemudi Mrican sebelum acara

Ditambahkan Andri, program peduli lingkungan ini, difokuskan pada bersih-bersih lingkungan di sepanjang jalan di lingkungan Mrican.”Kegiatan ini diawali dengan doa bersama, pembagian kelompok kerja dan kerja bareng di lapangan, dilanjutkan dengan koordinasi serta doa penutup bersama,”tambahnya.
Agus Panti Anak Raja mengungkapkan, ‘saya sangat berterimakasih sekali pagi sampai siang ini kami dapat ikut dalam kegiatan ini, di samping peduli lingkungan di Mrican juga bisa mengenal teman-teman Remas Al Hikmah yang selama ini kami belum pernah ketemu dan melakukan kegiatan bersama.
“Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan ada ivent-ivent bersama,”ucapnya.
Senada dengan Agus, Dika (Remas Al-Hikmah) menuturkan, dengan kegiatan ini sangat bagus menurut saya, karena bisa mengajak kami untuk ikut peduli dengan lingkungan dan bisa mendekatkan kami dengan teman-teman lainnya, utamanya teman-teman pemuda gereja (Panti Anak Remaja).
“Selepas ini kami sudah berencana untuk mengadakan event bersama dengan mereka, tentu juga melibatkan karang taruna Mrican,”tuturnya.
Sementara itu , Imam Mas Arum Ketua RW Mrican mengatakan agenda ini adalah inisiatif karang taruna yang sangat baik dan sangat saya dukung.”Setidaknya dari acara ini para pemuda di lingkungan Mrican dapat bergerak bersama untuk peduli lingkungan dan ikut handarbeni terhadap kebersihan lingkungan Mrican,”katanya.
Yang tidak kalah penting,lanjut Imam Mas Arum, spirit kekeluargaan dan kebersamaan antarelemen pemuda di Mrican yang harus tetap dirawat dan dijaga, sehingga Mrican mampu mewujudkan kondisi yang toleran dan harmoni di tengah pandemi.
“Tidak lupa saya ucapkan banyak terimakasih atas semua pihak yang ikut mendukung kegiatan ini, utamanya para ketua RT di wialayah Mrican dan segenap elemen pemuda di Mrican serta teman-teman dari GP Ansor Tingkir yang juga ikut bergabung di dalamnya.”
“Semoga kegiatan seperti ini dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan dan ivent-ivent bersama lainnya, agar semakin menjadikan Mrican KEREN,”tutup Imam Mas Arum.

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved