KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sigurem Singkong Gurih Asal Rembes Yang Kini Viral

Sigurem Singkong Gurih Asal Rembes Yang Kini Viral

Sigurem Singkong Gurih Asal Rembes Yang Kini Viral

SIGUREM, Singkong Gurih Asal Rembes Salatiga Yang Kini Mulai Viral, Winarni “Kami Mengolahnya Tidak Lebih dari 5 Jam Usai Singkong Dipanen, Sehingga Rasanya Enak dan Empuk”

Sepintas membawa tulisan Sigurem nampak Terdengar unik, namun siapa sangka Sigurem merupakan kepanjangan dari Singkong Gurih Rembes, sebuah Makanan yang terbuat dari bahan utama singkong yang belakangan mulai Viral, bahkan sepintas rasanya mampu mengalahkan dari merk yang sudah ada dipasaran Salatiga saat ini.

Jika merunut dari Sejarah, Kehadiran Singkong, masuk ke Indonesia pertama melalui pulau Maluku dibawa oleh Portugis, Sementara di pulau Jawa, Singkong pertama kali diperkenalkan tahun 1852, kini siapa sangka olahan dari jenis makanan ini, kini muncul berbagai varian.

Bahkan kini Makanan dari Singkong dengan nama Sigurem merupakan salah satu produk unggulan UMKM di Desa Rembes Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.

………..Adalah Sri Winarni, atau yang akrab disapa Bu Winarni, Sekretaris Desa Rembes yang berada dibalik lahirnya Sigurem.

Winarni dan Surya saat menunjukkan Sigurem kebanggaanya (Foto: Arief Rasika)

“Awalnya saya menciptakan Sigurem karena setiap kali ada pameran umkm atau sejenisnya,Desa Rembes belum ada makanan atau produk umkm dari pangan yang merupakan ciri khas Rembes, padahal didesa kami banyak bahan baku” terangnya kepada Rasika FM.

Winarni mengaku jika dari mengikuti pameran umkm itu, dia yang dibantu Surya, sang suami, iseng iseng mengembangkan Sigurem, yang dipasarkan melalui medsos dan beberapa kenalannya, tidak disangka animo mereka cukup bagus bahkan dalam waktu seminggu pesanan sudah mencaai ratusan bungkus.

“Satu plastik Sigurem cukup murah, untuk kemasan plastik beku atau yang belum digoreng saya bandrol dengan harga 8 ribu rupiah , Sedangkan yang sudah digoreng, dijual dalam kemasan besek seharga 15 ribu, pembeli Bisa memilih rasa original dengan topping keju, coklat atau coklat keju” ungkap Winarni sambil berpromosi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]