URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Sungai Sragi, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (1/1/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Ceburkan Diri Ke Sungai Sragi, Ini Motifnya

Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Ceburkan Diri Ke Sungai Sragi, Ini Motifnya

Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Ceburkan Diri Ke Sungai Sragi, Ini Motifnya

featured-img

SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Sungai Sragi, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (1/1/2022) sekira pukul 09.50 WIB.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, korban bernama Cartubi (50) warga Wuluhkulon RT 2 RW 3, Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Korban dilaporkan tenggelam di sungai pada Kamis (30/12/21) pukul 11.50 WIB.

Ia mejelaskan, penemuan jenazah ini bermula ketika Kamis (30/12) sekitar pukul 11.30 WIB, korban datang kerumah kerabatnya bernama Ciswanto (30) untuk melakukan silaturahmi. Setelah beberapa saat berbincang, korban pamit pulang ke tempat tinggalnya.

Namun, ketika pukul 11.50 WIB, dua saksi mata bernama Riyanto (51) dan Korin (30) yang hendak pergi ke balai Desa Blimbingwuluh, ketika perjalanan di jembatan Glodak, mereka melihat ada sesosok orang mengenakan kaos warna biru terapung lalu tenggelam.

“Kemudian ke 2 saksi melaporkan ke balai Desa ada kejadian orang tenggelam di sungai Sragi,” ujarnya.

Ia menduga korban sengaja menceburkan diri lantaran memiliki riwayat depresi dan ingin mengakhiri hidupnya.

“Korban berhasil ditemukan kearah Utara jarak dari tempat kejadian kurang lebih 2,5 kilometer dalam posisi mengambang. Jasad korban dibawa ke rumah RSUD Keraton Kabupaten Pekalongan untuk proses lebih lanjut,” paparnya.

Dengan ditemukannya jasad korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan selanjutnya tim yang terlibat kembali kesatunnya masing – masing.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon