URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Diduga panik hingga Hilang Konsentrasi, Mobil Terios Putih Terjun ke Selokan .Kecelakaan tunggal itu terjadi di sekitar stadion Kridanggo, Mobil Daihatsu Terios H 1326 QK tiba-tiba menerobos trotoar dan terjun ke selokan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Panik, Terios Putih “Nyemplung” di Selokan Kridanggo Salatiga

Diduga Panik, Terios Putih “Nyemplung” di Selokan Kridanggo Salatiga

Diduga Panik, Terios Putih “Nyemplung” di Selokan Kridanggo Salatiga

featured-img

Diduga panik hingga Hilang Konsentrasi, Mobil Terios Putih Terjun ke Selokan Kridanggo Minggu, 16 Januari 2022 sekitar jam 14.00

Kecelakaan tunggal itu terjadi di sekitar stadion Kridanggo, Mobil Daihatsu Terios H 1326 QK tiba-tiba menerobos trotoar dan terjun ke selokan.

Dalam konfirmasinya, Kasatlantas AKP Arfian Rizky melalui Kasubag Humas AKP Hari Slamet Triyanto menuturkan, kejadian nahas itu diperkirakan pukul 14.05 siang. Setelah kejadian, mobil kondisi berdiri dengan moncong mobil menghantam dasar selokan yang tidak banyak airnya. Lokasinya sendiri berada di Jalan Kridanggo, tepatnya sebelah timur Stadion Kridanggo, Kelurahan Mangunsari.

Mobil Daihatsu Terios H 1326 QK itu mengalami kerusakan cukup parah. Mobil nahas dikemudian Bonivasio Herindra Pratama, mahasiswa yang tinggal di Perum Kota Baru Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Ia bersama dua rekannya yakni Setyaji dan Jonathan Aryo.

Arfian menambahkan kronologis bermula Daihatsu Terios melaju dari arah selatan ke utara (mengelilingi Stadion Kridanggo). Dekat lokasi kejadian kemudian membelok ke timur. “Diduga karena pengemudi pada saat berjalan dari arah selatan ke utara hilang konsentrasi kemudian membelok ke timur dan langsung menabrak pembatas hingga masuk parit” jelasnya.

Warga melihat proses evakuasi (Video by: Azka)

Sementara itu kecelakaan mobil yang terjadi minggu siang tersebut menarik perhatian Nitizen, tak sedikit mereka yang mengabadikan mobil kecemplung itu, termasuk saat proses evakuasi.

Azka misalnya, warga perum Taman Manunggal Asri Bener ini sengaja melihat saat proses evakuasi dan merekamnya, bahkan tidak sedikit warga yang sengaja melihat dari dekat plat nomor mobil Nahas tersebu

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara