URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satu dari 38 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang terindikasi varian Omicron. Pasien merupakan warga Kabupaten Semarang yang kini tengah menjalani karantina di rumah isolasi terpusat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satu Pasien Covid-19 Asal Kabupaten Semarang Terindikasi Omicron

Satu Pasien Covid-19 Asal Kabupaten Semarang Terindikasi Omicron

Satu Pasien Covid-19 Asal Kabupaten Semarang Terindikasi Omicron

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto/win)
featured-img

UNGARAN – Satu dari 38 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang terindikasi varian Omicron. Hal itu diketahui dari hasil sampel Whole Genome Sequencing (WGS) yang bersangkutan.

“Informasi terakhir yang kami peroleh ada satu yang terindikasi Omicron, gejalanya ringan. Saat ini sedang menjalani karantina di rumah isolasi terpusat,” jelas Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (2/2/2022) malam.

Atas hal itu pihaknya memerintahkan kepada Satgas Covid-19 tingkat desa/ kelurahan untuk melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dengan yang bersangkutan.

“Saya perintahkan untuk melakukan pelacakan terhadap kontak erat. Ini masih nunggu hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Diakui Ngesti dalam beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19 di wilayahnya. Data per hari Rabu (2/2/2022) terdapat penambahan 11 kasus sehingga total kasus Covid-19 berjumlah 38 orang.

“Ada yang warga sini (Kabupaten Semarang), ada yang pendatang, kemudian perantau yang pulang kampung juga ada,” kata dia.

Pihaknya juga menginstruksikan agar kembali mengaktifkan Satgas Jogo Tonggo untuk bergerak melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Kita lihat perkembangannya seperti apa. Satgas Covid-19 tingkat kabupaten hingga desa juga harus bergerak untuk meningkatkan kedisiplinan mematuhi prokes,” urainya.

Selain itu Ngesti juga mengingatkan kepada masyarakat untuk membatasi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Selain itu bagi lembaga pendidikan juga diminta untuk senantiasa melakukan pengawasan terhadap pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang saat ini masih berlangsung.

“Kami tidak melarang kegiatan, melainkan membatasi. Jangan sampai menimbulkan kerumunan. Kemudian untuk sekolah jika ada temuan kasus segera hentikan PTM untuk sementara,” tegasnya.

Ngesti menambahkan, saat ini pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang melalui seluruh puskesmas telah melaksanakan upaya tracing setiap hari untuk memastikan ada tidaknya kasus positif Covid-19 di masyarakat. Selain itu percepatan vaksinasi tahap 1,2, booster dan anak juga terus digenjot.

“Masing-masing dari 26 puskesmas minimal tracing 40 orang setiap hari. Kemudian bagi yang terpapar, dilakukan tracing minimal 15 orang yang kontak erat. Selanjutnya untuk vaksinasi juga terus kita kejar, baik optimalisasi tahap 1 dan 2 maupun akselerasi vaksinasi booster dan anak,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga