URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bertepatan 7 Maret 2022, Panglima Kodam yang lama bertugas di Kopassus itu merayakan ulang tahun ke 55. Alumni Akmil 1989 ini dilahirkan di Kudus, 7 Maret 1967.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari Ulang Tahun Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jateng Beri Surprise

Hari Ulang Tahun Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jateng Beri Surprise

Hari Ulang Tahun Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jateng Beri Surprise

featured-img

SEMARANG – Ada yang berbeda di Puri Wedari, kediaman Pangdam IV Diponegoro yang terletak di jalan Jalan Taman Diponegoro 02 Semarang. Suasana pagi yang biasanya tenang tampak lain dari biasanya pada Senin (7/3/2022) pagi.

Beberapa petugas piket dan beberapa anggota Polri mengeluarkan beberapa bungkusan dari dalam kendaraan. Tak lama kemudian, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi yang didampingi Dansat Brimob, Kombes Pol Yopie Indra Prasetya, Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy serta Kabid TIK Kombes Pol Alfian Nurrizal, nampak hadir di lokasi.

Tak selang lama, nyanyian selamat ulang tahun dan panjang umur berkumandang. Sosok tuan rumah yang tak lain Pangdam IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto nampak tersenyum dan keluar menyambut rombongan yang membawakan kue ulang tahun dan tumpeng ke dalam rumahnya.

Memang benar, bertepatan 7 Maret 2022, Panglima Kodam yang lama bertugas di Kopassus itu merayakan ulang tahun ke 55. Alumni Akmil 1989 ini dilahirkan di Kudus, 7 Maret 1967.

Bersama istrinya, Pangdam tampak sumringah menyalami tiap tamu yang mengucapkan selamat ultah untuk dirinya.

“Ada apa ini, ada apa ini. Monggo semuanya masuk,” ujar Pangdam Rudianto.

“Selamat ulang tahun, bro. Tambah semangat, tambah kelihatan muda, tambah bijaksana,” kata Kapolda Jateng.

Melihat karibnya itu, Pangdam lantas mengambil nasi tumpeng dan menyuapkannya kepada Kapolda. Usai berpelukan, keduanya lantas bercengkrama didampingi pejabat utama Polda yang turut mendampingi Irjen Ahmad Luthfi dalam kegiatan tersebut.

Terkait kehadirannya di kediaman Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jateng mengungkapkan dirinya cukup gembira dengan kebersamaan yang selama ini dibina bersama Pangdam dan jajaran Kodam IV Diponegoro.

Momen kebersamaan yang dijalin seperti saat ini harus terus dibina agar TNI-Polri selalu selaras dalam menjalankan perannya sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat di Jawa Tengah.

“Kita (TNI-Polri) dimana-mana selalu bersama. Momen kebersamaan seperti ini menjadikan kita betul-betul seperti saudara,” ungkap Kapolda saat berpamitan.

Pangdam yang mendengar komentar Kapolda itu nampak mengangguk dan tersenyum. Perwira yang juga ketua alumni taruna Akabri 1989 ini nampak melambaikan tangan saat Kapolda dan rombongan meninggalkan Puri Wedari.

“Terima kasih, terima kasih semuanya. Terima kasih atas sambutan dan doanya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon