URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penembak terhadap istri TNI berinisial RW (34) sudah diamankan oleh Tim gabungan dari Unit Resmob Polrestabes Semarang dan TNI. Informasi yang diperoleh, eksekutor yang ditangkap berinisal S warga Sayung Kabupaten Demak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penembak Istri TNI di Semarang Sudah Diamankan Tim Gabungan

Penembak Istri TNI di Semarang Sudah Diamankan Tim Gabungan

Penembak Istri TNI di Semarang Sudah Diamankan Tim Gabungan

Tim Gabungan sudah mengamankan eksekutor atau pelaku penembakan terhadap istri TNI berinisial RW (34).
featured-img

SEMARANG – Penembak terhadap istri TNI berinisial RW (34) sudah diamankan oleh Tim gabungan dari Unit Resmob Polrestabes Semarang dan TNI. Informasi yang diperoleh, eksekutor yang ditangkap berinisal S warga Sayung Kabupaten Demak.

“Polri menangkap eksekutor penembakan istri TNI di Banyumanik Semarang,” ujar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Jumat (22/7).[irp posts=”40143″ name=”Suami Korban Penembakan Di Semarang Menghilang, Kapendam: Mangkir Dari Kedinasan Militer”]

Selain menangkap 1 orang, polisi juga mengamankan satu senjata api yang diduga digunakan pelaku untuk menembak istri dari Koptu M.

“Tim gabungan juga berhasil menyita 1 senjata api,” kata Irwan.

Sebelumnya, polisi juga berhasil mengamankan dua sepeda motor milik milik pelaku penembakan istri TNI di Kota Semarang ditemukan. Motor Kawasaki Ninja dan Beat Sreet itu merupakan sarana kejahatan komplotan penembak itu.[irp posts=”40139″ name=”Tim Gabungan Temukan Dua Motor Komplotan Penembakan Istri TNI di Semarang”]

Namun, saat ditemukan cat motor Ninja telah diganti ke warna hijau yang lebih gelap. Oleh pelaku juga, bagian tromol, velg dan jeruji motor kawasaki Ninja itu juga di cat untuk upaya pelarian dari kejaran petugas.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar