URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-77, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) mengadakan Open Ship atau membuka kapal perangnya untuk dijadikan wisata sementara oleh masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sambut HUT RI ke-77, TNI AL Adakan Open Ship di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Sambut HUT RI ke-77, TNI AL Adakan Open Ship di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Sambut HUT RI ke-77, TNI AL Adakan Open Ship di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dalam menyambut HUT RI ke-77 mengadakan Open Ship atau membuka kapal perangnya untuk dijadikan wisata sementara oleh masyarakat.
featured-img

SEMARANG – Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-77, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) mengadakan Open Ship atau membuka kapal perangnya untuk dijadikan wisata sementara oleh masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ini berlangsung selama dua hari yakni Rabu 3 Agustus dan Kamis 4 Agustus 2022. Untuk open ship, pengunjung bisa berkeliling dengan masuk ke 2 kapal perang yakni KRI Fatahilah 361 dan KRI Spica 934.

“Kami sudah undang siswa SD sampai SMA di Kota Semarang agar bisa berkunjung ke kapal kami tujuannya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap TNI Angkatan Laut. Silahkan datang ke Kapal yang bersandar di Dermaga ini,” ujar Komandan Lanal (Danlanal) Semarang, Kolonel Marinir Hariyono Masturi kepada wartawan Selasa (2/8/2022).

Selain untuk menyambut Hari Kemerdekaan, acara TNI AL juga ditujukan untuk menyambut peserta Triathlon atau peserta dari beberala cabang olahraga yang dimulai dari Bali dan finish di Jakarta. Dirinya mengatakan peserta Triathlon itu termasuk dalam kegiatan The Rising Tide.

“The Rising Tide tersebut dimulai dari Denpasar (Bali) berakhir di Monas Jakarta dengan sepeda, berenang dan lari,” ucapnya.

Secara rinci peserta akan bersepeda sejauh 135 kilometer, berenang 5 kilometer, dan berlari kurang lebih 1153 kilometer. Sementara untuk acara di Pelabuhan Tanjung Emas, pihaknya akan membuka bazar UMKM, open ship, live music, dan talk show.

“Live musik nanti diikuti beberapa grup band dan saya menghadirkan grup band dari Marinir Surabaya namanya Gung Ho Band. Selanjutnya Talk Show yang akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah dan nanti akan ada Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal),” imbuhnya.

“Kami telah bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk mengatasi kerusakan lingkungan, misalnya DLH Kota Semarang dengan penanaman mangrove. Nantinya juga ada empat talk show tentang stunting dan banjir rob yang langsung menghadirkan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) dan sejumlah narasumber,” tambahnya.

Sebagai informasi, KRI Spica adalah KRI berjenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV) dengan panjang 60 meter dan lebar 11,3 meter. KRI Spica memiliki persenjataan lengkap dan oleh 47 awak kapal yang mempunyai keahlian khusus dalam bidang hidro oseanografi.

KRI Spica didorong oleh dua mesin diesel 8V 4000 M53 untuk dua propeller sehingga kapal ini bisa melaju hingga kecepatan maksimum 14 knots. Sedangkan untuk jarak jelajahnya mencapai 4.400 nautical mile pada kecepatan 12 knots serta mampu menghadapi gelombang laut sampai level sea state six.

Kapal dengan nomor lambung 934 ini diproduksi di galangan OCEA, Les Sables-d’Olonne, Prancis pada 2015 silam. KRI Spica juga diklaim sebagai kapal yang mempunyai peralatan tercanggih di Asia ditambah memiliki peralatan hidro oseanografi.

Yang paling istimewa dari KRI Spica yaitu ditunjang dengan perangkat single beam echo sounder jenis Kongsbergs EA600 dan multibeam systems EM2040 serta EM302. KRI Spica telah melaksanakan sejumlah misi baik pemetaan, survei, hingga misi pencarian. KRI Spica juga bisa menjelajah selama 20 hari tanpa berhenti saat melaksanakan tugasnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga