URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dampak kenaikan harga BBM dirasakan seluruh element masyarakat terutama kalangan menengah kebawah, hal ini membuat jajaran polsek Tengaran, Polres Semarang menggelar Bakti Sosial (Baksos) kepada masyarakat menengah kebawah yang terdampak kenaikan harga BBM dengan memberikan bantuan sosial berupa paket beras.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polsek Tengaran Bagikan Beras Kepada Tukang Ojek dan Pekerja Jalan yang Terdampak Kenaikan BBM 

Polsek Tengaran Bagikan Beras Kepada Tukang Ojek dan Pekerja Jalan yang Terdampak Kenaikan BBM 

Polsek Tengaran Bagikan Beras Kepada Tukang Ojek dan Pekerja Jalan yang Terdampak Kenaikan BBM 

featured-img

Dampak kenaikan harga BBM dirasakan seluruh element masyarakat terutama kalangan menengah kebawah, hal ini membuat jajaran polsek Tengaran, Polres Semarang menggelar Bakti Sosial (Baksos) kepada masyarakat menengah kebawah yang terdampak kenaikan harga BBM dengan memberikan bantuan sosial berupa paket beras.

“Sesuai instruksi bapak Kapolda bahwa Polri ikut bersimpati kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.” Ungkap kapolsek Tengaran IPTU Supeno, SH, MH. Kepada wartawan.

Sebelum pembagian paket, terlebih dahulu dilakukan apel dihalaman Polsek Tengaran Jumat, 9 September 2022 pagi, yang dipimpin langsung Kapolsek Supeno, diikuti oleh anggota polsek, dengan disaksikan oleh Camat dan tokoh masyarakat Serta tokoh agama diwilayah Tengaran.

“penyaluran menindaklanjuti atensi Kapolda Jateng, hari ini kami melakukan kegiatan penyaluran puluhan paket beras secara serentak” ujar Kapolsek.

Camat Tengaran, Dewanto Laksono menyambut positif kegiatan yang dilakukan polsek Tengaran kali ini “Atas nama pemerintah kecamatan saya menyampaikan terima kasih kepada bapak polisi karena telah peduli terhadap warga kami terdampak Kenaikan BBM” ujar Camat.

Hal senada diungkapkan oleh Yanto pekerja pembanggunan jalan tembus Bener Senjoyo yang mendapatkan paket beras. “saya dan rekan Kerja lain tidak menyangka pak polisi begitu perhatian kepada rakyat kecil seperti kami” ujar Yanto warga Senjoyo.

Pantauan Rasika FM kegiatan pembagian beras dari Polda jateng itu dilakukan di pasar Kembangsari dengan sasaran tukang Ojek, proyek jalan di sebelah makam Kebo Kanigoro dan di Klero.

Kapolsek Tengaran berharap warga penerima jangan hanya melihat isinya, namun lebih pada perhatian Jajaran Kepolisian, ditengah situasi sulit seperti sekarang ini.
harapanya dengan dilaksanakan kegiatan penyaluran paket sembako kali ini, dapat tepat sasaran, bisa dirasakan dan meringankan masyarakat kalangan menengah kebawah yang terdampak kenaikan harga BBM.

Kapolsek Tengaran Iptu Supeno saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah