URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga menyelenggarakan program seruan nasional “PKS Menyapa” dari DPP PKS.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat di Taman Sidomukti Salatiga, Minggu Pagi

Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat di Taman Sidomukti Salatiga, Minggu Pagi

Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat di Taman Sidomukti Salatiga, Minggu Pagi

featured-img

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga menyelenggarakan program seruan nasional “PKS Menyapa” dari DPP PKS.

Lebih dari 350 peserta, Minggu (30/10/2022) memadati Taman Sidomukti untuk mengikuti senam PKS.

Acara ini juga dihadiri, Ketua DPW PKS Jateng, Muh Haris dan istrinya, Ny Ida Nurul Farida yang juga anggota DPRD Provinsi Jateng.

Ketua DPC PKS Kecamatan Sidomukti, Dwi Pujiyanto mengatakan kegiatan ini digelar guna mendekatkan PKS sebagai partai politik kepada masyarakat. Program PKS Menyapa digagas oleh Bidang Kaderisasi DPP PKS dengan berbagai variasi kegiatan olahraga yang menyenangkan.

Para peserta juga mendapatkan puluhan doorprize dan sarapan gratis berupa nasi jagung dan bubur kacang ijo.

“Luar biasa. Kita saksikan peserta yang hadir melebihi dari target yang ditentukan oleh panitia. Ini menandakan masyarakat sangat antusias dengan program dari PKS. Selaku struktur, DPC PKS Kecamatan Sidomukti ikut serta meramaikan program PKS Menyapa yang merupakan instruksi dari DPP PKS. Peserta senang mendapatkan doorprize dan sarapan gratis,” kata Dwi Pujiyanto.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Muh. Haris yang hadir bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang juga istrinya, Ida Nurul Farida mengenalkan lambang atau logo PKS yang baru kepada para peserta.

Suasana senam. Pks minggu pagi

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon