URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Perahu yang ditumpangi dua pemancing terbalik di Tambak Tugurejo, Kecamatan Tugu Kota Semarang. Lokasi Tambak itu berbatasan dengan laut. Akibat kejadian tersebut, satu orang hilang dan kini belum ditemukan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perahu Ditumpangi Dua Pemancing Terbalik di Tambak Tugurejo, Satu Orang Belum Ditemukan

Perahu Ditumpangi Dua Pemancing Terbalik di Tambak Tugurejo, Satu Orang Belum Ditemukan

Perahu Ditumpangi Dua Pemancing Terbalik di Tambak Tugurejo, Satu Orang Belum Ditemukan

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Perahu yang ditumpangi dua pemancing terbalik di Tambak Tugurejo, Kecamatan Tugu Kota Semarang. Lokasi Tambak itu berbatasan dengan laut. Akibat kejadian tersebut, satu orang hilang dan kini belum ditemukan.

Korban yang hilang bernama Aqshol Jilham Nur Mohammad warga Tugurejo RT 3 RW 1, Kecamatan Tugu Kota Semarang. Sedangkan korban yang selamat yaitu Joko Siswono warga Manyaran kini tengah dirawat oleh warga meskipun tidak mengalami luka yang serius.

“Korban atas nama Joko mengalami trauma. Yang hilang warga saya kini masih dicari oleh tim Basarnas, BPBD dibantu oleh nelayan sekitar,” ujar Lurah Tugurejo Munjaenah di lokasi kejadian.

Dari informasi yang ia terima, kejadian ini bermula ketika kedua korban tersebut datang ke lokasi kejadian pada Selasa (20/12/2022) pukul 22.00 WIB untuk memancing. Kedua korban ketika memancing menggunakan perahu dayung yang disewa dari orang lain.

Kemudian, menjelang subuh atau Rabu (21/12) sekira pukul 04.30 WIB, ada arus deras dan menerjang perahu yang ditumpangi kedua korban. Akibat arus itu, kemudian mereka tidak bisa mengendalikan perahu tersebut hingga terbalik.

“Mereka langsung menyelamatkan diri masing-masing. Lalu, mungkin saya tidak tahu kejadian persisnya seperti apa, tapi yang satu ini (korban hilang) mungkin tidak bisa berenang,” terangnya.

Sementara itu, korban Joko mengaku, ketika perahu terbalik, dia dan temannya langsung memegang perahu. Pada saat perahu terbalik ini kemudian menyelamatkan diri masing-masing.

“Perahunya setahu saya nyewa soalnya saya tinggal berangkat aja. Lokasinya itu deket tambak Kelurahan,” imbuhnya.

Dalam pantauan, pada pukul 11.00 WIB, kepolisian dari Polsek Tugu sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Sejumlah warga juga bergotong-royong bersama BPBD dan Basarnas untuk melakukan pencarian korban.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon