URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pemancing yang tenggelam di Tambak Tugurejo, Kecamatan Tugu Kota Semarang ditemukan meninggal dunia, Kamis (22/12/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemancing yang Hilang Tenggelam di Tambak Tugurejo Ditemukan Menjnggal

Pemancing yang Hilang Tenggelam di Tambak Tugurejo Ditemukan Menjnggal

Pemancing yang Hilang Tenggelam di Tambak Tugurejo Ditemukan Menjnggal

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Seorang pemancing yang tenggelam di Tambak Tugurejo, Kecamatan Tugu Kota Semarang ditemukan meninggal dunia, Kamis (22/12/2022).

Korban bernama Aqsol Jilham Nur Muhammad ini sebelumnya hilang setelah perahu yang ditumpangi bersama temannya yakni Joko Siswono warga Manyaran itu terbalik ketika hendak pulang setelah memancing pada Rabu (21/12/2022) dini hari.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Jasad korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR pada Kamis (22/12) pukul 07.00 WIB dalam posisi mengambang. “Jarak ditemukan korban dari tempat kejadian kurang lebih 20 meter,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto saat dikonfirmasi.

Usai dievakuasi, kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Atas kejadian ini, keluarga menerimakan dan tidak menuntut siapapun.

Sebelumnya, kejadian ini bermula ketika kedua korban tersebut datang ke lokasi kejadian pada Selasa (20/12/2022) pukul 22.00 WIB untuk memancing. Kedua korban ketika memancing menggunakan perahu dayung yang disewa dari orang lain.

Kemudian, menjelang subuh atau Rabu (21/12) sekira pukul 04.30 WIB, ada arus deras dan menerjang perahu yang ditumpangi kedua korban. Akibat arus itu, kemudian mereka tidak bisa mengendalikan perahu tersebut hingga terbalik.

“Mereka langsung menyelamatkan diri masing-masing. Lalu, mungkin saya tidak tahu kejadian persisnya seperti apa, tapi yang satu ini (korban hilang) mungkin tidak bisa berenang,” ujar Lurah Tugurejo Munjaenah di lokasi kejadian.

Sementara itu, korban Joko mengaku, ketika perahu terbalik, dia dan temannya langsung memegang perahu. Pada saat perahu terbalik ini kemudian menyelamatkan diri masing-masing.

“Perahunya setahu saya nyewa soalnya saya tinggal berangkat aja. Lokasinya itu deket tambak Kelurahan,” imbuhnya.

Diketahui saat kejadian air laut sedang pasang , kedalaman alur pantai Tugurejo sekitar 5 meter lebar mencapai 15 meter.

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab