URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah kerajinan di era sekarang tidak hanya menggunakan alat tradisional namun dapat menggunakan alat modern seperti alat laser cutting.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bermain Triplek dan Akrilik, Jarot Wahyu Mampu Hasilkan Jutaan Rupiah Dari Kerajinan Tangan

Bermain Triplek dan Akrilik, Jarot Wahyu Mampu Hasilkan Jutaan Rupiah Dari Kerajinan Tangan

Bermain Triplek dan Akrilik, Jarot Wahyu Mampu Hasilkan Jutaan Rupiah Dari Kerajinan Tangan

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Sebuah kerajinan di era sekarang tidak hanya menggunakan alat tradisional namun dapat menggunakan alat modern seperti alat laser cutting.

Dengan mengandalkan teknologi modern tersebut, Owner Mr. J Woodwork, Jarot Wahyu dapat membuat serta menghasilkan berbagai macam kerajinan berbahan dasar kayu triplek.
Mr. J Woodwork ini berada di Perumahan Prajamukti Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

Jarot mengatakan bahwa pembuatan awal kerajinan tersebut yakni mendesain bentuk yang akan dibuat lalu memotongnya dengan laser cutting.

“Alat ini dinamakan mesin laser cutting karena pemotongan kayu yang akan dibuat kerajinan menggunakan laser,” kata Jarot Rabu (11/1/2023).

Dengan menggunakan bahan triplek dan akrilik, dirinya dapat membuat berbagai macam bentuk kerajinan yang diinginkan para konsumen.

“Bahan dasar dengan ketebalan tertentu, kita dapat membuat pekerjaan tertentu menjadi hasil produk berbagai bentuk,” jelasnya.

Hasil kerajinan yang Jarot buat seperti tempat tisu, miniatur mobil, bahkan bentuk tubuh manusia, plakat, lampu, hingga foto.

Ada puluhan hingga ratusan produk kerajinan yang dirinya buat selama ini.

“Bahkan kita dapat membuat patung 3 dimensi berbahan dari potongan tipis-tipis tersebut,” ungkapnya.

“Setelah semua dipotong dengan laser, potongan-potongan tersebut kita susun seperti puzzle,” imbuhnya.

Jarot mengaku satu produk barang dapat dibentuk menjadi beberapa model tergantung ide yang keluar.

“Jadi kotak tisu yang saya bikin, dapat dibentuk menjadi beberapa model seperti model rumah, koper dan lainnya,” ucapnya.

Jarot menjual kerajinan tersebut mulai dari Rp 20 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

“Untuk harganya tergantung tingkat kesulitan, mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 200 ribu,” katanya.

“Untuk patung kemarin saya jual hingga Rp 1.500.000,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga