URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Tradisi mencuci karpet di sungai Senjoyo menjelang bulan Ramadhan dilakukan oleh umat muslim Kabupaten Semarang dan Salatiga untuk menjaga kebersihan masjid dan mushola serta menjalin kebersamaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Puasa, Ratusan Warga Salatiga Cuci Karpet Masjid di Senjoyo

Jelang Puasa, Ratusan Warga Salatiga Cuci Karpet Masjid di Senjoyo

Jelang Puasa, Ratusan Warga Salatiga Cuci Karpet Masjid di Senjoyo

Suasana tradisi mencuci karpet menjelang Ramadhan di Mata Air Senjoyo Kabupaten Semarang Jawa Tengah, Minggu (19/3/2023).

Foto: dok IST

Suasana tradisi mencuci karpet menjelang Ramadhan di Mata Air Senjoyo Kabupaten Semarang Jawa Tengah, Minggu (19/3/2023).
Featured Image

RASIKAFM.COM | SEMARANG -Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan di setiap daerah memiliki berbagai kegiatan, salah satunya adalah mencuci karpet Masjid dan Mushola.

Kegiatan ini merupakan tradisi rutin bagi umat muslim di Kabupaten Semarang dan Salatiga khususnya warga yang dekat dengan Mata Air Senjoyo Kabupaten Semarang Jawa Tengah.

Tradisi ini biasa dilakukan tiga hari sampai satu minggu sebelum memasuki bulan puasa.

Kepada Rasika FM, Slamet Riyadi Warga Cukilan Tengaran mengatakan jika setiap menjelang bulan Ramadhan harus tampak bersih seperti di tempat ibadah agama muslim.

Untuk membuat masjid atau mushola tampak bersih, dirinya mencuci karpet.

“Kegiatan ini untuk menyongsong bulan Ramadhan, untuk bersih-bersihnya terutama tikar dan karpet,” kata Riyadi, Minggu (19/3/2023).

Menurutnya untuk mencuci karpet masjid, dirinya mengaku lebih nyaman mencuci di aliran sungai seperti di Mata Air Senjoyo serta dapat mengajak para santri untuk refresing juga.

“Daripada mencuci di rumah lebih enak setiap tahun ke sungai seperti ini, selain itu kita dapat mengajak anak-anak yang suka mengaji untuk bermain air disini,” jelasnya.

Berbeda dengan warga Bonomerto, Fahri Ardianto mengaku untuk mencuci karpet, dirinya bekerja sama karang taruna di desa tersebut dengan tujuan agar karpet tersebut bersih.

“Jadi Karang Taruna kami biasanya mencuci karpet Masjid agar saat memasuki bulan puasa karpet masjid bersih serta jamaahnya juga nyaman,” kata Fahri.

Dirinya membawa karpet cukup banyak dan berangkat dari desanya pagi tadi, ada enam karpet dan empat tikar.

“Ini saya kalau mengajak teman-teman ke sungai untuk mencuci karpet lebih antusias, daripada mencuci di rumah,” jelasnya.

Sementara itu, Warga Pabelan, Slamet Sugiyanto menambahkan tradisi mencuci karpet di sungai
Sementara itu, ia berharap mengaku selain mencuci karpet milik masjid, dirinya juga menerima cuci karpet milik tetangga.

“Selain karpet masjid, ada juga yang titip untuk dicucikan sekalian,” kata Slamet.
Menurutnya mencuci karpet di sungai lebih nyaman, karena dapat menjangkau dari ujung karpet ke ujung karpet.

“Kalau di sungai itu luas, apalagi airnya melimpah jadi bisa tambah bersih saat mencuci,” ungkapnya.
Sebelum dikembalikan, karpet tersebut di jemur terlebih dahulu.

“Karpet ini nanti dijemur di lapangan, dan kalau sudah kering langsung di kembalikan di tempat masing-masing,” katanya.

Tradisi seperti ini menurutnya harus terus dilestarikan terutama untuk umat Muslim karena dapat menjalin kebersamaan.

“Ya kalau tradisi seperti ini kan baik, apalagi buat kebersihan serta menjalin kebersamaan antar anggota Karang Taruna juga apalagi menjelang bulan ramadhan seperti ini,” tambahnya.

BACA JUGA :

Perayaan ulang tahun ke-74 Reog Kendalen Wiroyudo digelar di Punden Kali Kembang, Desa Jetak, Sabtu (15/11/2025). Warga dan perangkat desa mengadakan ritual sebagai bentuk penghormatan sejarah seni yang berdiri sejak 1951. Acara bertujuan melestarikan budaya Jawa dan memotivasi generasi muda menjaga tradisi.
Warga Jetak Getasan Gelar Ritual di Petilasan Nyai Sekar
Desa Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Semarang, menggelar tradisi tahunan Merti Dusun 2025 pada 5–19 Oktober. Warga melaksanakan bersih desa, wilujengan, kirab budaya, hingga pagelaran seni. Tradisi ini menjadi wujud syukur, sarana melestarikan budaya Jawa, serta mempererat kebersamaan masyarakat melalui prosesi adat dan hiburan rakyat.
Merti Dusun Gedanganak 2025: Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa di Ungaran
Bener Culture Carnival V 2025 berlangsung meriah dengan ribuan warga memadati halaman Kantor Balai Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (24/8/2025), menghadirkan 3.041 peserta dari enam dusun yang menampilkan atraksi paskibra, drumblek, parade mobil dan sepeda hias, busana profesi, hingga kostum kreatif sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus peringatan HUT ke-80 RI.
Ribuan Peserta Ikuti Gelaran Bener Culture Carnival 2025
Tradisi larungan sesaji atau Sedekah Rawa kembali digelar oleh masyarakat di kawasan Bukit Cinta, Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang pada Sabtu (2/8/2025) sore sebagai bagian dari Festival Rawa Pening 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Pandiman, sesepuh Paguyuban Rawa Pening Handayani, dan melibatkan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang serta seniman dari dalam dan luar negeri.
Seniman Jerman hingga Meksiko Turut Ramaikan Larung Sesaji dalam Balutan Saundarya Rawa Pening

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Video kawanan monyet ekor panjang viral setelah menyerbu permukiman warga Dusun Gintungan, Desa Gogik, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (29/1/2026). Warga terdampak melaporkan tanaman rusak dan anak-anak ketakutan. Mereka meminta solusi pemindahan monyet karena upaya pengusiran dan jebakan belum berhasil dilakukan pihak terkait.
Kawanan Monyet Ekor Panjang Resahkan Warga Gintungan Ungaran Barat, Rusak Tanaman hingga Curi Jemuran
Video kawanan monyet ekor panjang viral setelah menyerbu permukiman warga Dusun Gintungan, Desa Gogik, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (29/1/2026). Warga terdampak melaporkan tanaman rusak dan...
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini...
Pemkab Semarang meresmikan 642 proyek pembangunan tahun 2025 dengan total anggaran Rp228,98 miliar, ditandai peresmian Jembatan Macanan di Desa Tajuk, Getasan, Rabu (28/1/2026). Proyek meliputi infrastruktur, fasilitas publik, dan ketahanan pangan. Pembangunan dilakukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan desa melalui berbagai sumber pendanaan pusat dan daerah.
Pemkab Semarang Rampungkan 642 Proyek Senilai Rp 228 Miliar
Pemkab Semarang meresmikan 642 proyek pembangunan tahun 2025 dengan total anggaran Rp228,98 miliar, ditandai peresmian Jembatan Macanan di Desa Tajuk, Getasan, Rabu (28/1/2026). Proyek meliputi infrastruktur,...
Tim mahasiswa UKSW meraih TOP 10 TEKNOFEST 2025 kategori Agriculture Technology di Istanbul dan mendapat apresiasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat kunjungan ke UKSW Salatiga, Senin (26/1/2026). Prestasi ini diapresiasi karena inovasi IoT dan AI untuk pertanian. Penghargaan diberikan sebagai dukungan inovasi teknologi swasembada pangan nasional melalui riset kolaboratif lintas fakultas.
Gibran Apresiasi UKSW, Konsisten Kirim Mahasiswa Berlaga di Kompetisi Internasional
Tim mahasiswa UKSW meraih TOP 10 TEKNOFEST 2025 kategori Agriculture Technology di Istanbul dan mendapat apresiasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat kunjungan ke UKSW Salatiga, Senin (26/1/2026). Prestasi...
RSUD Salatiga resmi berganti nama menjadi RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo setelah polling publik. Perubahan nama dipilih masyarakat dan diserahkan kepada Wali Kota untuk penetapan SK. Nama tersebut dipilih karena jasa dr Soebarkat sebagai tokoh kesehatan dan kepala RSU pertama di Salatiga. Peluncuran nama baru direncanakan dalam waktu dekat.
Tunggu SK Wali Kota, RSUD Salatiga jadi RSUD Soebarkat
RSUD Salatiga resmi berganti nama menjadi RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo setelah polling publik. Perubahan nama dipilih masyarakat dan diserahkan kepada Wali Kota untuk penetapan SK. Nama tersebut dipilih...
Muat Lebih

POPULER

Pemkot Salatiga mengapresiasi kinerja Baznas sebagai mitra strategis pengentasan kemiskinan. Apresiasi disampaikan Wakil Wali Kota Nina Agustin di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (26/1/2026). Baznas dinilai profesional dan transparan, dengan pertumbuhan ZIS tinggi dan distribusi merata melalui peluncuran program ZMART, BMM, dan pelatihan salon untuk kemandirian ekonomi warga.
Apel HUT Ke-25 Baznas, Pemkot Salatiga Berikan Award dan Program Baru
PT Jasamarga Semarang–Batang memastikan penyesuaian tarif Tol Semarang–Batang akan segera diberlakukan setelah sosialisasi selesai. Kebijakan ini melibatkan JSB dan pemangku kepentingan, berlaku di ruas Semarang–Batang pada 2026, dilakukan karena penambahan investasi, serta diterapkan melalui evaluasi BPKP dengan komitmen peningkatan layanan dan standar pelayanan minimal jalan tol.
Penyesuaian Tarif Tol Semarang–Batang 2026, Ini Penjelasan Resmi Jasamarga Semarang–Batang
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak mahasiswa UKSW mengunjungi IKN untuk membuktikan isu kota hantu tidak benar. Ajakan disampaikan di Salatiga, Senin (26/1/2026). Gibran menegaskan pembangunan eksekutif rampung, ASN sudah berkantor, dan pemerintah siap pindah 2028 untuk mendorong semangat pembangunan nasional dan klarifikasi hoaks.
Hadir di Salatiga, Gibran Ajak Mahasiswa UKSW Berkunjung ke IKN

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved