URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang mendapatkan penghargaan Penguatan Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) pada tahun 2023. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Digital Government Award di Jakarta dan diterima oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemerintah Kota Semarang Terima Penghargaan Penguatan Kebijakan SPBE Tahun 2023

Pemerintah Kota Semarang Terima Penghargaan Penguatan Kebijakan SPBE Tahun 2023

Pemerintah Kota Semarang Terima Penghargaan Penguatan Kebijakan SPBE Tahun 2023

Pemerintah Kota Semarang mendapatkan penghargaan Penguatan Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) pada tahun 2023. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Digital Government Award di Jakarta dan diterima oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima penghargaan dalam acara Digital Government Award yang merupakan rangkaian acara Forum SPBE Summit 2023 di Jakarta, Senin (20/3/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG - Pemerintah Pusat kembali memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang atas komitmennya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau KemenPAN RB menganugerahkan penghargaan Penguatan Kebijakan SPBE atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik tahun 2023.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Anas kepada Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam acara Digital Government Award yang merupakan rangkaian acara Forum SPBE Summit 2023 di Jakarta, Senin (20/3/2023). Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut dinilai memiliki komitmen dalam penguatan kebijakan SPBE.

“Alhamdulillah, kami dari Pemerintah Kota Semarang mendapat penghargaan SPBE. Ini menjadi amunisi vitamin untuk Kota Semarang. Saya tadi bilang ke teman-teman yang mendampingi saya untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Dalam penghargaan tersebut, ada yang tertinggi dan ada kekurangannya, sehingga nanti bisa menjadikan tata kelola bisa maksimal,” kata Mbak Ita usai menerima penghargaan.

Usai menerima penghargaan tersebut, Mbak Ita membagikan resepnya seputar keberhasilan Pemerintah Kota Semarang dalam mendapatkan penghargaan tersebut. Dirinya menyampaikan bahwa mengsinkronkan aplikasi, aturan dan dinas-dinas adalah kunci keberhasilannya.

“Yang menjadi resep bagaimana pengelolaan SPBE di Kota Semarang menjadi salah satu yang terbaik adalah bagaimana kita mensinkronkan untuk menata aturan-aturan yang ada di Kota Semarang. Selalu Pak MenPAN RB menyampaikan, jangan banyak aplikasi, jangan banyak aturan sendiri-sendiri, ego sektoral dari teman-teman dinas harus semua diredam. Sehingga bisa terintegrasi dan akan menjadi satu kebijakan, satu regulasi yang tentunya akan bisa bersama-sama menjadikan tata kelola SPBE di Kota Semarang jadi baik,” terangnya.

Dirinya juga berharap bisa mendapat semua penghargaan dari Kementerian PAN RB. Hal tersebut menurutnya sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan Pemerintah Kota Semarang dalam pengelolaan SPBE. “Harapannya bisa lebih baik, penghargaan ini kan ada banyak kategori, pastinya setiap kota/kabupaten mempunyai keunggulan masing-masing. Kenapa tidak kalau kita bisa mendapat semua yang terbaik. Bukan karena penghargaannya, karena enam kategori itu kita bisa jadi baik. Tentunya juga bisa menjadikan kota ini juga akan lebih baik dalam SPBE,” tandasnya.

Adapun dalam Anugerah Pemerintahan Digital ini terdapat beberapa kriteria kategori, yaitu Kategori Penerapan Layanan SPBE, Kategori Pencapaian Indeks SPBE, Kategori Peningkatan Indeks SPBE, Kategori Pelaksanaan tata kelola SPBE, Kategori penguatan Kebiajkan SPBE, dan Kategori Penerapan Manajeman SPBE. Forum SPBE Summit 2023 juga menjadi kesempatan untuk mewujudkan SPBE yang terpadu dan berkesinambungan sesuai dengan Peraturan Presiden No.95/2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden No.132/2022 tentang Arsitektur SPBE.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum