URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pentingnya pendidikan keluarga dalam mencegah radikalisme dan terorisme menjadi sorotan utama keynote speaker, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada acara Kenduri Perdamaian di Kampung Percik Salatiga. Ganjar menekankan bahwa dialog dan toleransi harus menjadi prinsip dalam merawat perbedaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pencegahan Radikalisme dan Terorisme, Dimulai dari Pendidikan Keluarga

Pencegahan Radikalisme dan Terorisme, Dimulai dari Pendidikan Keluarga

Pencegahan Radikalisme dan Terorisme, Dimulai dari Pendidikan Keluarga

Pentingnya pendidikan keluarga dalam mencegah radikalisme dan terorisme menjadi sorotan utama keynote speaker, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada acara Kenduri Perdamaian di Kampung Percik Salatiga. Ganjar menekankan bahwa dialog dan toleransi harus menjadi prinsip dalam merawat perbedaan.
foto dok IST
Ganjar Pranowo saat menjadi keynote speaker dalam Kenduri Perdamaian dalam Rangka Sosialisasi Pergub Nomor 35 Tahun 2022 di Kampung Percik Salatiga.selasa (28/3/2023)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Pencegahan radikalisme dan terorisme harus dimulai dari pendidikan keluarga sejak dini. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menjadi keynote speaker dalam Kenduri Perdamaian dalam Rangka Sosialisasi Pergub Nomor 35 Tahun 2022 dan Penguatan Kolaborasi Pencegahan Intoleran, Radikalisme dan Terorisme di Jawa Tengah, di Kampung Percik Salatiga. Selasa (28/3/2023)

Ganjar menekankan bahwa perbedaan itu merupakan sunatullah dan dialog ini adalah sarana untuk merawat.

“Ada yang bertanya pada saya, mendirikan tempat ibadah kok sulit? Ya kalau dirembug semua bisa ditemukan solusi,” kata Ganjar dihadapan hadirin.

Joko Tri Harmanto mas Jek pelaku Bom Bali 1 yang dihadirkan diminta Gubernur untuk menyelesaikan testimoni.

Bermula dari SMP lihat selebaran Bosnia banyak umat muslim didholomi, selanjutnya saat Jek kelas satu SMA ada kakak kelas 2 SMA yang mendoktrin Jek masuk alirannya.

Saat ditanya Ganjar kenapa bisa tobat, Jek menjelaskan bahwa dirinya tobat karena lihat simbok menangis saat peristiwa mengambil bahan peledak dan sisa peluru bersama polisi.

“Pesan kepada pelajar dan mahasiswa, teman harus hati-hati memilih teman dan memilih guru,” ujarnya.

Sementara itu, Hery Wibowo Wicaksono Pimpinan Percik menyampaikan bahwa Kenduri Perdamaian digelar dalam Rangka Sosialisasi Pergub Nomor 35 Tahun 2022 dan Penguatan Kolaborasi Pencegahan Intoleran, Radikalisme dan Terorisme di Jawa Tengah.

“Saya sampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Gubernur, penjabat wali kota Salatiga, segenap Forkopimda dan seluruh undangan yang menyempatkan hadir,” kata Hery.

BACA JUGA :

Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga