URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Menjelang arus mudik lebaran 1444 Hijriah, petugas Terminal AKAP Tipe A Bawen Kabupaten Semarang melaksanakan rampcheck untuk memastikan kondisi fisik, perlengkapan dan administrasi kendaraan. Penegakan aturan ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang, dengan mengeluarkan tindakan tegas terhadap kendaraan yang tidak memenuhi syarat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tak Lolos Rampcheck, Petugas Terminal Bawen Tindak 1 Armada AKAP

Tak Lolos Rampcheck, Petugas Terminal Bawen Tindak 1 Armada AKAP

Tak Lolos Rampcheck, Petugas Terminal Bawen Tindak 1 Armada AKAP

Petugas Terminal AKAP Tipe A Bawen memeriksa kelengkapan administrasi dan kondisi fisik kendaraan bus AKAP, Selasa (11/4/2023) malam.

(Foto/win)

Petugas Terminal AKAP Tipe A Bawen memeriksa kelengkapan administrasi dan kondisi fisik kendaraan bus AKAP, Selasa (11/4/2023) malam.
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Menjelang arus mudik lebaran 1444 Hijriah, petugas Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Tipe A Bawen Kabupaten Semarang melaksanakan pengecekan kondisi fisik, perlengkapan dan administrasi kendaraan (rampcheck) yang masuk ke terminal, Selasa (11/4/2023) malam. Hal itu bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang, terutama mereka yang melakukan mudik.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Terminal AKAP Tipe A Bawen Suwarsono menjelaskan, dalam kegiatan rampcheck tersebut petugas mendapati satu armada AKAP memiliki Kartu Pengawasan (KP) yang sudah tidak berlaku.

“Sudah kita tindak dengan tilang, sidang di pengadilan tanggal 10 Mei 2023,” ujarnya.

Dijelaskan Suwarsono, kegiatan rampcheck yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik kendaraan terutama meliputi kondisi ban, wiper dan syarat administrasi lainnya.

“Untuk KP masa berlakunya satu tahun, andaikata ‘mati’ 1 bulan maka kita peringatkan. Tapi kalau kena pemeriksaan lagi dan belum diperbarui, akan kita tindak. Apalagi AKAP ini kan jarak jauh, kita peduli kepada masyarakat agar nyaman dalam perjalanan,” tegasnya.

Suwarsono menambahkan, pengecekan dan pemeriksaan ini menjadi penting, dalam rangka membantu memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat, khususnya para penumpang bus AKAP. Terlebih sebentar lagi masa layanan angkutan arus mudik/balik Idul Fitri 1444 Hijriah sudah akan dimulai.

“Pengecekan dan pemeriksaan kelayakan jalan bus AKAP ditingkatkan kualitasnya mulai H-7 hingga H+7 lebaran. Sehingga semua kendaraan yang digunakan untuk melayani penumpang dipastikan layak secara fisik dan administrasinya,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

12 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16
12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air...
12 Juni 2026 BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
12 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu...
Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved