URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi KAI Daop 4 Semarang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2023 untuk memastikan kesiapan seluruh aspek pelayanan, termasuk sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan keamanan selama masa Angkutan Lebaran 2023 yang akan berlangsung selama 19 hari, dari 14 April sampai dengan 2 Mei 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KAI Daop 4 Semarang Siapkan Segala Aspek Sambut Angkutan Lebaran 2023

KAI Daop 4 Semarang Siapkan Segala Aspek Sambut Angkutan Lebaran 2023

KAI Daop 4 Semarang Siapkan Segala Aspek Sambut Angkutan Lebaran 2023

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi KAI Daop 4 Semarang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2023 untuk memastikan kesiapan seluruh aspek pelayanan, termasuk sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan keamanan selama masa Angkutan Lebaran 2023 yang akan berlangsung selama 19 hari, dari 14 April sampai dengan 2 Mei 2023.
Foto:/IST
KAI Daop 4 Semarang Siap Sukseskan Angkutan Lebaran Tahun 2023
featured-img

Semarang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi KAI Daop 4 Semarang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2023 yang dipimpin oleh Kepala Daop 4 Semarang KAI, Wisnu Pramudyo, di Stasiun Semarang Tawang pada Jumat (14/4/2023).

Acara ini menandai dimulainya periode posko Angkutan Lebaran 2023 KAI yang bertujuan untuk melayani masyarakat yang akan menggunakan moda angkutan kereta api selama periode 19 hari, yaitu dari H-8 sampai dengan H+9 Lebaran atau mulai dari 14 April sampai dengan 2 Mei 2023.

KAI telah mempersiapkan segala aspek dalam melayani pelanggan secara maksimal selama periode Angkutan Lebaran. Kesiapan tersebut meliputi sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan.

Dalam aspek SDM, seluruh petugas operasional, seperti masinis dan asisten masinis, siap mematuhi SOP. Petugas frontliner, seperti kondektur, prama/prami, dan customer service, dipastikan melayani pelanggan dengan sepenuh hati. KAI memberikan perhatian yang konsisten terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, terutama di peak season seperti Angkutan Lebaran.

Dari segi prasarana, KAI Daop 4 Semarang telah menyiagakan alat material untuk siaga (AMUS) di seluruh wilayah operasi, seperti bantalan rel, batu balas, karung pasir, dan sebagainya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama di 36 titik daerah pengawasan khusus wilayah Daop 4 Semarang.

Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga menambah jumlah personel di sepanjang jalur rel yang terdiri dari petugas pemeriksa jalur (PPJ) ekstra sejumlah 5 personel, petugas jaga lintasan (PJL) ekstra 18 personel, dan penjaga daerah pengawasan khusus 36 personel, ditambah petugas Flying Gank yang siaga 24 jam untuk mencegah terjadinya gangguan perjalanan KA.

KAI Daop 4 Semarang juga mengerahkan total 292 personel petugas keamanan, yang terdiri dari 40 personel petugas eksternal (TNI dan Polri) dan 252 personel internal (112 Polsuska dan 140 security) untuk menjamin keamanan penumpang di stasiun maupun di atas KA. Pengamanan di stasiun diperkuat dengan adanya K9 atau anjing pelacak yang akan beroperasi di Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol. Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

KAI bersama Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan stakeholder lainnya juga telah melaksanakan kegiatan Ramp Check atau inspeksi keselamatan Standar Pelayanan Minimum di seluruh wilayah operasi kereta api.

Dari sisi fasilitas, KAI telah mempersiapkan dengan optimal mulai dari memasuki area stasiun, di atas kereta, hingga keluar area stasiun tujuan. Kebersihan area stasiun, ruang tunggu penumpang, toilet, serta kereta terus dijaga untuk memberikan kenyamanan kepada para pelanggan.

Dalam upaya menyukseskan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2023 ini, KAI berkolaborasi dengan berbagai pihak meliputi Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Basarnas, anggota komunitas pecinta kereta api, serta pihak-pihak lainnya.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk turut menyukseskan Angkutan Lebaran Tahun 2023. Dengan bantuan dari beberapa pihak tersebut kami harap angkutan Lebaran tahun ini dapat terselenggara dengan aman dan berkesan,” terang Kepala Daop 4 Semarang KAI Wisnu Pramudyo.

Di wilayah Daop 4 Semarang terdapat 13 perjalanan KA regular dan 6 perjalanan KA tambahan. Dengan kapasitas tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran 2023 sebanyak 383.984 tempat duduk atau rata-rata 17.188 tempat duduk per hari.

Diprediksi puncak arus mudik di wilayah Daop 4 Semarang terjadi pada Kamis 20 April 2023 dengan perkiraan penumpang datang/turun sebanyak 22 ribu orang. Sedangkan untuk puncak arus balik, terjadi pada Minggu 30 April 2023 dengan perkiraan penumpang naik sebanyak 23 ribu orang.

Terkait aturan perjalanan KA, saat ini KAI masih menerapkan aturan naik kereta api sesuai SE Kementerian Perhubungan No 84 Th 2022 dan SE Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/II/3984/2022 sejak 19 Desember 2022 dimana untuk pelanggan KA Jarak Jauh berusia 18 tahun ke atas wajib vaksin ketiga (booster).

Momen Angkutan Lebaran ini tentu dirindukan masyarakat untuk kembali mudik ke kampung halaman. KAI mengajak masyarakat agar menggunakan kereta api sebagai transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan selalu menjaga protokol kesehatan.

“Layanan KAI di masa Angkutan Lebaran diharapkan akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang hendak mudik dengan aman, nyaman, dan selamat,” pungkas Wisnu.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga