KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Panglima TNI Tegas Tidak Mentolerir Penyalahgunaan Senjata Api

Panglima TNI Tegas Tidak Mentolerir Penyalahgunaan Senjata Api

Panglima TNI Tegas Tidak Mentolerir Penyalahgunaan Senjata Api

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka pelanggaran yang terjadi melibatkan oknum prajurit TNI. Khususnya, penyalahgunaan senjata api yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan terlihat sangat drastis. Panglima TNI menyatakan bahwa prajurit sejati tidak akan mentolerir oknum prajurit TNI yang terbukti melakukan pelanggaran, terlebih di daerah rawan operasi seperti di Papua.
Foto: Puspen_TNI
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka pelanggaran yang terjadi melibatkan oknum prajurit TNI. Khususnya, penyalahgunaan senjata api yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan terlihat sangat drastis.

Panglima TNI menyatakan bahwa prajurit sejati tidak akan mentolerir oknum prajurit TNI yang terbukti melakukan pelanggaran, terlebih di daerah rawan operasi seperti di Papua.

“Prajurit sejati tidak akan menangis karena kematian, tapi dia hanya menderita melihat pengkhianatan dan ketidaksetiaan. Prajurit TNI telah bersumpah atas nama Tuhan mengabdi untuk negeri, berjuang demi NKRI dan bersumpah setia kepada Pancasila,” kata Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono ketika memberikan pengarahan kepada aparat penegak hukum di lingkungan TNI di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 3 Mei 2023.

Panglima TNI juga menyoroti disparitas dalam hukuman terhadap pelaku penyalahgunaan amunisi yang terjadi di daerah operasi dan menegaskan perlu adanya pemahaman terhadap surat edaran Mahkamah Agung Nomor 5 tahun 2021 tentang penjualan senjata atau amunisi kepada musuh.

“Perkara penyalahgunaan senjata api dan munisi yang terjadi di seluruh Indonesia dalam kurun waktu satu dekade yaitu mulai tahun 2013 sampai dengan tahun 2023 bukannya menurun malah justru naik. Pada 5 tahun terakhir pelanggaran naik bertahap sampai puncaknya Tahun 2022 terjadi 45 perkara penyalahgunaan senjata api dan munisi,” ujarnya.

Panglima TNI juga memaparkan data tentang penyalahgunaan senpi dan munisi di Kodam XVII/Cendrawasih, berdasarkan data yang ada terlihat jelas bahwa lebih dari separuh jumlah perkara penyalahgunaan senjata dan amunisi selama tahun 2022 terjadi di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih pada periode 2018 sampai dengan triwulan I tahun 2023.

Pada akhir pengarahannya, Panglima TNI menekankan pentingnya deteksi dan cegah dini serta pengembangan teknik dan mekanisme pre-emptive dalam penanganan kasus-kasus menonjol. Aparat Gakkum juga harus mendapat sanksi yang setimpal jika melanggar.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]