URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Taman Nol Kilometer di Kota Semarang baru saja diresmikan pada tanggal 5 Mei 2023 di kawasan Kota Lama Semarang, di depan Gedung Badan Pengelolaan Pendapatan Provinsi Jawa Tengah. Taman Nol Kilometer juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM setempat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Taman Nol Kilometer Kota Lama Semarang Resmi Diresmikan dan Menjadi Wisata Baru

Taman Nol Kilometer Kota Lama Semarang Resmi Diresmikan dan Menjadi Wisata Baru

Taman Nol Kilometer Kota Lama Semarang Resmi Diresmikan dan Menjadi Wisata Baru

Foto: Antara/Zuhdiar Laeis
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu beserta jajaran OPD, forkompinda, dan swasta saat peresmian Taman Titik Nol Kilometer Kota Semarang, Jumat (6/5/2023) malam.
featured-img

Semarang – Taman di Kota Semarang bertambah lagi, dengan diresmikannya landmark Taman Nol Kilometer di kawasan Kota Lama Semarang, tepatnya di depan Gedung Badan Pengelolaan Pendapatan Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (5/5/2023).

Peresmian Taman Nol Kilometer secara simbolis dengan penekanan tombol dan penandatangan prasasti oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, didampingi Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin dan Regional Manager Wismilak wilayah Jateng dan DIY, Nur Kholil. Sebelumnya juga diserahkan bantuan dari program tanggung jawab sosial (CSR) dari Wismilak beberapa unit gerobak untuk UMKM lokal Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan, Taman Nol Kilometer ini yang dibanguns sejak November 2022 lalu, diharapkan bisa menjadi pelengkap wisata di Kawasan Kota Lama Semarang. Dan sekaligus Pemkot Semarang menaruh perhatian yang besar untuk tata lingkungan dan ekosistem kota.

“Kami ingin mencapai Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota secara ideal dan Taman Nol Kilometer Semarang ini hadir sebagai upaya dalam penyediaan ruang hijau untuk masyarakat sekaligus menghadirkan penanda pertautan wilayah di kawasan Semarang lama dan modern sebagai tujuan wisata di Kota Semarang,” terang Hevearita G Rahayu, usai meresmikan Taman Nol Kilometer Semarang, Jumat (5/5/2023).

Di acara tersebut, Mbak Ita sapaan akrab Hevearita G Rahayu juga meresmikan sentra kuliner dari para UMKM lokal di kawasan Kotal Lama Semarang. Sebagai sentra kuliner yang mengusung konsep pusat jajanan serba ada (pujasera), sentra kuliner Taman Nol Kilometer Semarang diharapkan dapat menjadi pelengkap fasilitas tujuan wisata kawasan tersebut, terlebih dapat meningkatkan pendapatan bagi para pelaku UMKM setempat.

“Wismilak sangat mendukung pembangunan Taman Nol Kilometer Semarang sebagai salah satu ikon wisata bersejarah Kota Semarang yang sekaligus jadi ruang publik bagi masyarakat. Tidak hanya itu, perkuatan ekonomi lokal melalui UMKM juga menjadi perhatian kami. Untuk itu kami juga menghadirkan sentra kuliner di area tersebut untuk mendukung rekan-rekan UMKM setempat,” ujar Nur Kholil, selaku Regional Manager Wismilak wilayah Jateng -DIY.

Tidak hanya mendukung pembangunan Taman Nol Kilometer Semarang, lanjut dia, Wismilak juga terlibat dalam desain taman berkolaborasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang dan juga melakukan pemeliharaan taman tersebut hingga lima tahun ke depan.

Diharapkan, kata dia, Taman Nol Kilometer Semarang akan bisa menjadi tujuan wisata baru. Di kawasan tersebut juwiga akan ada penanda atau landmark berupa kolam dan air mengalir yang hadir melalui nilai filosofis, menggambarkan hubungan harmonis dan berkesinambungan antara masyarakat dan pemerintah kota. Juga diperindah dengan adanya pohon-pohon peneduh, Taman Kilometer Semarang juga memiliki aksentuasi kekinian di tengah image Kota Semarang yang terkenal sebagai sentra kota tua dan budaya.

Kemudian, ada sentuhan bergaya Eropa dan art deco yang menyemarakkan kawasan ini. Masyarakat Semarang dan sekitarnya dipastikan dapat menikmati Taman Nol Kilometer sembari menikmati kuliner UMKM sebagai fasilitas ruang terbuka komunal.

“Wismilak bersyukur dan berterima kasih karena diberi kesempatan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan jajaran terkait dalam menghadirkan Taman Nol Kilometer. Kami bersama dengan Pemerintahan Kota Semarang juga terus memberikan kesempatan para UMKM untuk berkembang melalui sentra kuliner ini. Kami berharap sentra kuliner UMKM ini dapat menjadi pusat perekonomian masyarakat sekitar. Wismilak siap mendukung UMKM sebagai penggerak ekonomi di Indonesia,”paparnya.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Murni Ediati mengatakan, konsep Taman Nol Kilometer Kota Lama Semarang merupakan taman pasif. Taman ini untuk penanda atau tetenger di kawasan Semarang lama menuju modern.

“Taman memiliki luas 1.200 meter persegi. Berupa landmark Taman Nol Kilometer, dilengkapi tanaman hias, permainan lighting, dan lebih memperkuat taman yang sudah ada sebelumnya di depan Kantor Keuangan Negara,” imbuh Pipie, sapaan akrabnya.

BACA JUGA :

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved