[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Kumham Jateng Pantau Rutan Salatiga, Apresiasi Kinerja Jajaran

Kumham Jateng Pantau Rutan Salatiga, Apresiasi Kinerja Jajaran

Kumham Jateng Pantau Rutan Salatiga, Apresiasi Kinerja Jajaran

Hantor Situmorang didampingi Karutan Salatiga secara langsung memantau kondisi Rutan Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Guna Memastikan Rutan Salatiga dalam keadaan aman dan hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terpenuhi dengan baik, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Hantor Situmorang berkunjung secara langsung di Rutan Salatiga. Selasa (20/06/2023).

Hantor Situmorang didampingi Karutan Salatiga secara langsung memantau seluruh keadaan blok hunian, dapur, ruang kesehatan, berbincang melihat kegiatan WBP dan memastikan kondisi aman terkendali serta pelayanan berjalan dengan baik terlebih Rutan Salatiga ini dalam proses pembangunan Wilayah bebas Dari Korupsi (WBK) menuju penilaian KemenpanRB.

Hantor menyampaikan apresiasi pada jajaran Rutan yang telah melaksanakan tugas sesuai dengan aturan serta kondisi Rutan yang bersih, pelayanan, pembinaan berjalan dengan baik.

“Saya apresiasi kinerja jajaran Rutan Salatiga, terus perkuat disiplin, pemahaman tugas, serta pastikan komitmen dibangun bersama seluruh petugas dari atas hingga bawah tidak hanya pejabatnya tetapi semua yang terlibat dalam pelayanan, termasuk petugas pengamanan dan tentunya terkait kebersihan didepan dan apa yang harus dikerjakan perlu diketahui dan dimengerti oleh petugas,” jelasnya.

Diakhir terkait dengan pelaksanaan bantuan hukum agar dilaksanakan dengan baik sesuai dengan regulasi dan terlebih adanya anggaran yang diberikan negara.

“Bantuan Hukum untuk dilaksanakan dengan baik, lakukan koordinasi dengan OBH dan tim kantor wilayah untuk memberikan layanan gratis dan terbaik bagi para tahanan,” tandasnya.

Sementara itu Andri Lesmano Karutan Salatiga sangat berterimakasih atas kunjungan dan arahan dari Plt. Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah.

“Kami berterimakasih atas kunjungan Bapak Plt. Kakanwil, apa yang menjadi arahan akan kami laksanakan dan seluruh petugas terus berkomitmen dalam pembangunan zona integritas serta kami tegaskan agar melaksanakan tugas dengan baik sesuai aturan yang ada,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px