URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang menyemarakkan HUT ke-77 Bhayangkara dengan menggelar lomba gerak jalan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Lomba ini diikuti oleh siswa SMP dan SMA/Sederajat dari seluruh Kabupaten Semarang pada hari Selasa, 20 Juni 2023. Sebanyak 21 kelompok terdiri dari 11 kelompok pelajar SMP dan 10 kelompok pelajar SMA sederajat turut serta dalam lomba gerak jalan dan PBB kali ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aksi PBB Pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Semarang Pukau Kapolres Semarang

Aksi PBB Pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Semarang Pukau Kapolres Semarang

Aksi PBB Pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Semarang Pukau Kapolres Semarang

Salah satu peserta PBB dari kelompok pelajar SMP di Kabupaten Semarang menunjukkan kebolehannya di hadapan Kapolres Semarang dan jajaran forkopimda, Selasa (20/6/2023).

(Foto/win)

Salah satu peserta PBB dari kelompok pelajar SMP di Kabupaten Semarang menunjukkan kebolehannya di hadapan Kapolres Semarang dan jajaran forkopimda, Selasa (20/6/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Menyemarakkan HUT ke-77 Bhayangkara, Polres Semarang menggelar lomba gerak jalan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diikuti siswa SMP dan SMA/Sederajat se-Kabupaten Semarang, Selasa (20/6/2023).

Lomba gerak jalan dan PBB kali ini diikuti oleh 21 kelompok yang terdiri dari 11 kelompok pelajar SMP dan 10 kelompok pelajar SMA sederajat. Mengambil titik start pada di simpang tiga kompleks makam Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Barat, peserta dilepas langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Tampak antusias warga yang memadati sepanjang jalan yang dilalui rombongan peserta lomba, dengan didahului oleh iring iringan kendaraan dinas milik Polres Semarang.

“Kegiatan ini dikandung maksud mengarahkan para remaja untuk mempunyai semangat, mampu berkompetisi dalam kegiatan positif dan bisa berprestasi,” ungkap Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra.

Di depan panggung kehormatan peserta diberikan waktu kurang lebih 7 menit untuk menunjukkan atraksi dan kebolehannya dalam gerakan maupun variasi PBB.

“Harapan kami dengan kegiatan ini selain mendekatkan Polri dengan masyarakat, juga mengajak para remaja menjauhkan diri dari hal negatif. Serta masyarakat dapat ikut menyemarakkan rangkaian HUT ke-77 Bhayangkara sehingga ikut pula berpartisipasi dalam menjaga harkamtibmas di Kabupaten Semarang,” terangnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini masyarakat yang hadir dihibur dengan penampilan band akustik Polres Semarang, safety riding motor gede (moge) Patwal Polres Semarang, serta free style dari komunitas Loenpia Extreme Semarang.

Adapun pemenang dari lomba gerak jalan dan PBB ini, akan diumumkan dalam acara penyerahan piala pada puncak acara HUT Bhayangkara pada 1 Juli 2023. (win)

BACA JUGA :

Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta