KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Perlu Pemeliharaan, Sejumlah Fasilitas DTW Milik Pemkab Semarang Tampak Usang

Perlu Pemeliharaan, Sejumlah Fasilitas DTW Milik Pemkab Semarang Tampak Usang

Perlu Pemeliharaan, Sejumlah Fasilitas DTW Milik Pemkab Semarang Tampak Usang

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Fasilitas pendukung Daya Tarik Wisata (DTW) yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang membutuhkan sentuhan pemeliharaan. Pasalnya, sarana penunjang tersebut sudah terlihat usang sehingga mengurangi nilai estetikanya.

Dari pantauan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang di DTW Muncul Water Park dan Bukit Cinta di Kecamatan Banyubiru beberapa waktu lalu, ditemukan bahwa beberapa fasilitas pendukung memang perlu sentuhan pemeliharaan.

“Di Muncul ini pengecatan terakhir dilakukan sejak 2014 lalu.
Kami baru mengevaluasi satu-satu destinasi wisata, kurangnya apa dan kebutuhannya apa saja,” ungkap Kepala Disparta Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati, Selasa (4/7/2023).

Selain itu, lanjut Wiwin, perlu adanya inovasi dan terobosan baru untuk membuat warga semakin tertarik berwisata terutama di DTW yang dikelola Pemkab Semarang. Menurutnya, pemeliharaan fasilitas merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan.

“Kendalanya memang di anggaran pemeliharaan, kita belum ada untuk itu. Nanti akan saya usulkan di anggaran perubahan 2023 atau anggaran 2024,” jelasnya.

Wiwin menambahkan, pihaknya masih akan melakukan sejumlah pengecekan dan evaluasi terutama di DTW yang dikelola oleh Pemkab Semarang, termasuk di Candi Gedong Songo dan Museum Isdiman Palagan Ambarawa.

“Tujuannya tentu untuk memberikan rasa aman dan nyaman para pengunjung yang diharapkan bisa mendongkrak tingkat kunjungan,” sambungnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang