KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Fatimah Asal Kecandran, Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Saat Perjalanan Pulang ke Indonesia

Fatimah Asal Kecandran, Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Saat Perjalanan Pulang ke Indonesia

Fatimah Asal Kecandran, Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Saat Perjalanan Pulang ke Indonesia

[@]Satu orang jamaah haji asal Kota Salatiga meninggal saat perjalanan pulang ke Indonesia. Diketahui jamaah haji yang meninggal tersebut bernama Fatimah warga Kecandran, Kota Salatiga.

Pendamping haji Kota Salatiga Muthoin menyebut, total jamaah haji Salatiga yang berangkat ada 217 orang. Ada satu jamaah yang meninggal saat perjalanan menuju Indonesia.

“Saat ini kurang menjadi 216, karena salah satu jamaah kita atas nama ibu Fatimah yang berasal dari Kecandran tadi pagi diambil oleh Allah,” ungkap Muthoin di Balaikota Salatiga (11/7/2023).

Dikatakan, Fatimah meninggal ketika saat perjalanan pulang dari Jeddah dan transit di Bandara Kualanamu, Medan.

“Kebetulan saat itu pesawat transit di Medan. Dan ketika di Medan beliau dalam keadaan ngelaku (sakit mau meninggal),” ungkap dia.

Diakui jamaah yang meninggal tersebut sebelumnya dalam keadaan sehat. Jika dibandingkan dengan jamaah lain.

“Pada saat naik bus beliau juga dalam keadaan sehat, tapi kita tahu, kondisi langsung drop dan pada saat itu langsung dipundut (dipanggil) oleh Allah,” bebernya.

Saat ini jenazah masih di Medan untuk dilakukan pemulasaraan jenazah. Hari ini juga nanti sekitar 15.30 WIB akan dipulangkan ke Kota Salatiga. Melalui bandara Adi Soemarmo. Selain satu orang yang meninggal, ada dua jamaah lagi yang mengalami sakit setelah turun dari bandara Adisumarmo, Kabupaten Boyolali.

“Langsung kita larikan ke rumah sakit untuk perawatan,” terangnya.

Dikatakan faktor yang membuat beberapa jamaah haji sakit karena kelelahan ketika menjalankan ibadah haji. Selain itu juga karena haji tahun ini rata-rata usai lanjut.

“Pertama faktor usia, yang kedua bagaimanapun tagline kita adalah haji ramah lansia. Namun haji adalah kegiatan fisik yang tidak bisa ditipu. Sehingga bagaimanapun, kita harus melaksanakan kegiatan fisik itu juga,” tandas Muthoin.

Pendamping haji Kota Salatiga Muthoin

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]