URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Berkat prestasi gemilang, atlet-atlet Kota Salatiga kembali meraih dua medali emas dalam cabang atletik Porprov XVI Pati. Siti Muniroh mengukir sejarah dengan memenangkan medali emas pertama dalam nomor jalan cepat putri, sementara Wahyu Nur Aini brilian dengan meraih medali emas kedua dalam nomor lempar cakram.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Atlet Atletik Asal Kota Salatiga Sumbang 2 Emas di Ajang Porprov XVI Pati

Atlet Atletik Asal Kota Salatiga Sumbang 2 Emas di Ajang Porprov XVI Pati

Atlet Atletik Asal Kota Salatiga Sumbang 2 Emas di Ajang Porprov XVI Pati

Foto: Dok./IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Atlet asal Kota Salatiga dari cabang atletik dalam Porprov XVI Pati kembali menyumbangkan dua medali emas. Medali pertama disumbangkan oleh nomer jalan cepat putri atas nama Siti Muniroh. Sedangkan medali emas kedua diraih oleh Wahyu Nur Aini nomor punggung 340.

Pertandingan jalan cepat dilaksanakan di Stadion Joyokusumo, sedangkan lempar cakram digelar di Lapangan Sepak Bola Kutoarjo.

Siti Muniroh dalam perlombaan jalan cepat 10.000 meter ini mampu mencatatkan waktu 1.01 jam. Pengalungan medali dilaksanakan oleh Agus Rudianto, KONI Kota Salatiga di Stadion Joyokusumo.

Adapun Wahyu dalam lemparan pertama sejauh 45.73 meter, untuk lemparan kedua mampu mencapai 45.77 meter, dan capaian ini tidak terkejar hingga akhir pertandingan. Dalam penghargaan, pengalungan mendali dilaksanakan Tedjo Suprianto, KONI Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah