URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

11 Tahun Menempati Rumah Rusak, Windy Kini Lega Pasca Rumahnya diperbaiki oleh Donatur

11 Tahun Menempati Rumah Rusak, Windy Kini Lega Pasca Rumahnya diperbaiki oleh Donatur

11 Tahun Menempati Rumah Rusak, Windy Kini Lega Pasca Rumahnya diperbaiki oleh Donatur

Foto: Dok./IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Raut wajah bahagia muncul dari Windy Galuh sekar Aji, warga di Gang Teratai, Kalitaman, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Selasa (22/8/23). Selama satu minggu ini, rumah tinggal yang ditempati oleh Windy Galuh Sekar Aji tersebut dilakukan renovasi karena mengalami rusak parah, baik bagian atap maupun dinding. Diperkirakan renovasi baru akan tuntas dalam satu bulan.

Dalam renovasi RTLH tersebut, Windy mendapat bantuan dari senilai 10 juta rupiah dan 20 sak semen dari PT. Kievit Indonesia. Disatu sisi Sinoeng minta kepada Dinas Perkim untuk membuatkan MCK dan merenovasi dinding belakang yang sudah rapuh, dengan biaya renovasi mencapai Rp 25 juta.

“Saya minta dibuatkan juga MCK dan tembok belakang lebih kuat, oleh karena itu harus dirobohkan terlebih dahulu. Mungkin ini bisa kita dorong dari Dinas Perkim untuk bisa berkolaborasi menuntaskan masalah RTLH secara paripurna,” harap Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, saat monitoring pelaksanaan Renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) binaan Disperinaker, Selasa (22/8/23).

Sementara, Windy mengungkapkan bahwa rumah yang ditinggalinya seorang diri tersebut sudah mulai rusak parah sejak Tahun 2012. Rumah yang sejak awal dibangun tanpa pondasi tersebut mengalami retakan dinding dan atap bocor. Selama renovasi berlangsung, terpaksa ia harus tinggal di rumah temannya.

“Atap ini, kalau hujan airnya nggrojok. Karena rumah sedang dibetulkan, sudah satu minggu ini saya nginap di rumah teman, dan diperkirakan nanti selama satu bulan,” ucap wanita lajang tersebut.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan